
J5NEWSROOM.COM, Madinah – Sejumlah jemaah haji Indonesia mengaku merasa lebih nyaman menjalani ibadah selama berada di Madinah setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji di Makkah.
Selain jarak hotel yang relatif dekat dengan Masjid Nabawi, jemaah juga menilai menu konsumsi yang disediakan sesuai dengan selera mereka sehingga mendukung kenyamanan selama beribadah.
Salah seorang jemaah asal Blora, Jawa Tengah, Endang Suhartini (71), mengatakan lokasi hotel yang dekat dengan Masjid Nabawi memudahkan dirinya untuk beribadah tanpa harus menggunakan transportasi seperti saat berada di Makkah.
“Jaraknya dekat dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Setelah shalat juga bisa kembali ke hotel untuk beristirahat atau melakukan aktivitas lainnya,” ujar Endang saat ditemui di Arjwan Rose Hotel, Madinah, Senin (8/6/2026).
Menurut Endang, makanan yang disediakan selama di Madinah juga lebih sesuai dengan selera jemaah Indonesia. Ia mencontohkan menu makan siang yang terdiri atas ikan, sayuran, dan buah-buahan.
Selain itu, Endang mengaku telah mendapatkan kesempatan berziarah ke Raudhah di Masjid Nabawi. Dalam kesempatan tersebut, ia turut mendoakan keluarga dan kerabat yang menitipkan doa agar kelak dapat menunaikan ibadah haji.
Ia juga mengapresiasi pelayanan petugas haji yang dinilai sigap membantu jemaah, terutama kelompok lanjut usia. “Saya selalu dibantu oleh petugas,” katanya.
Pengalaman serupa dirasakan Sumiyati, jemaah asal Blora lainnya. Ia mengaku dapat dengan mudah berjalan kaki menuju Masjid Nabawi untuk melaksanakan shalat berjamaah.
Menurut Sumiyati, dirinya berupaya menunaikan beberapa kali shalat wajib setiap hari di masjid, meskipun tetap menyesuaikan dengan kondisi fisik.
“Saya tidak memaksakan diri. Yang penting bisa beberapa kali shalat berjamaah di Masjid Nabawi setiap hari,” ujarnya.
Sementara itu, Sundari, jemaah asal Blora lainnya, menilai menu konsumsi yang diberikan selama di Madinah cukup sesuai dengan masakan yang biasa dikonsumsi sehari-hari di Indonesia. “Rasanya cocok dan enak. Selalu saya habiskan,” kata Sundari.
Kedatangan jemaah gelombang kedua di Madinah menandai fase akhir pelayanan haji Indonesia di Arab Saudi. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Makkah, para jemaah kini memanfaatkan waktu di Madinah untuk memperbanyak ibadah, berziarah, dan berdoa sebelum kembali ke Tanah Air.
Editor: Saibansah Dardani
