
J5NEWSROOM.COM, Lingga – Bupati Lingga M. Nizar turun langsung meninjau perkembangan proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Kudung, Kecamatan Lingga Timur, Kamis sore (24/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Nizar didampingi Ibu Maratusholiha serta sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lingga. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi Karhutla berjalan maksimal, sekaligus melihat langsung kondisi personel yang masih berjibaku menangani kebakaran di lapangan.
Karhutla di Desa Kudung telah menghanguskan lebih dari 81 hektare kawasan hutan dan lahan. Kebakaran diketahui berlangsung sejak 22 Agustus 2026, dengan proses penanganan yang menghadapi berbagai kendala, terutama karena titik api berada cukup jauh di dalam kawasan hutan.
Selain faktor medan yang sulit dijangkau, kondisi lahan gambut turut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Api yang berada di bawah permukaan tanah dapat bertahan dan kembali muncul meski secara visual sudah tidak terlihat kobaran api. Kondisi ini diperparah fenomena El Nino yang membuat cuaca lebih panas dan kering, sehingga proses pemadaman serta pendinginan membutuhkan waktu, tenaga, dan dukungan sarana-prasarana yang lebih besar.
Berdasarkan pemantauan di lapangan saat Bupati Nizar melakukan peninjauan, tidak lagi ditemukan titik api aktif di lokasi kebakaran. Namun, kepulan asap masih terlihat di sejumlah bagian lahan bekas terbakar, menandakan proses pendinginan masih perlu terus dilakukan agar api tak kembali menyala.
Sebelum menuju lokasi Karhutla, Bupati Nizar lebih dulu mendampingi Kapolres Lingga AKBP Ahmad Andi Suryadi dalam penyerahan bantuan sembako kepada warga Desa Kudung. Selanjutnya, Bupati bersama Kepala Desa Kudung dan sejumlah unsur Forkopimda melanjutkan perjalanan menuju lokasi kebakaran, didampingi pula Kapolsek Daik dan unsur terkait lainnya.
Sesampainya di lokasi, Bupati Nizar menyempatkan diri menyapa dan memberi semangat kepada personel yang tengah melakukan penyemprotan serta pendinginan lahan. Ia juga melihat langsung kondisi kawasan terdampak dan proses penanganan yang dilakukan petugas.
Di tengah peninjauan, Bupati Nizar turut berkoordinasi dengan Deputi Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan untuk membahas dukungan penanganan Karhutla di Kabupaten Lingga, termasuk kebutuhan Dana Siap Pakai (DSP), sarana-prasarana, dan kebutuhan lain guna memperkuat penanganan di lapangan. Koordinasi dengan pemerintah pusat ini diharapkan memperkuat langkah penanganan, khususnya di wilayah berkarakteristik lahan gambut yang sulit dijangkau personel maupun peralatan pemadam.
Di sela kegiatan, Bupati Nizar bersama unsur yang hadir turut melaksanakan doa selamat dan makan nasi pulut kuning sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama agar penanganan Karhutla berjalan lancar dan Lingga terhindar dari bencana kebakaran hutan dan lahan.
Bupati Nizar menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel dan pihak yang terlibat dalam pemadaman dan penanganan Karhutla di Desa Kudung.
“Terima kasih kepada seluruh personel dan semua pihak yang sudah bekerja keras dalam penanganan Karhutla ini. Kita tentu berharap kondisi ini dapat segera benar-benar selesai dan tidak kembali muncul titik api,” ujar Nizar.
Ia menegaskan, penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mengingat karakteristik kebakaran di lahan gambut punya tantangan tersendiri dan memerlukan proses pendinginan yang tidak sebentar.
Unsur yang terlibat dalam penanganan Karhutla di Desa Kudung antara lain personel Batalyon 849/TP Beladau Sakti, Polsek Daik, Koramil, Posal, BPBD Kabupaten Lingga, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lingga, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Sungai Pinang, PT CSA, masyarakat, serta sejumlah pihak lainnya. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan adanya sinergi lintas sektor dalam menghadapi Karhutla di Kabupaten Lingga.
Selain pemadaman, upaya pendinginan terus dilakukan untuk memastikan bara api yang mungkin masih berada di lapisan gambut dapat dipadamkan secara menyeluruh. Pemkab Lingga juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan dan lahan, terutama saat cuaca panas dan kering, serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Dengan dukungan seluruh pihak dan koordinasi yang terus diperkuat, penanganan Karhutla di Desa Kudung diharapkan segera tuntas sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan lingkungan kembali normal.
Editor: Agung
