
Oleh Naila Ahmad Farah Adiba
MALAM ini, bulan sabit tampak indah menghiasi cakrawala. Cahayanya lurus menembus antariksa. Namun batinku merasakan gundah gulana. Entahlah, banyak hal yang begitu memenuhi benak kepala.
Berbagai permasalahan pribadi yang tak kunjung selesai dan problematika masyarakat hingga dunia yang seolah tak pernah usai, ternyata memberikan tekanan pada diri ini.
Namun, pada tulisan kali ini, izinkan saya dari Gen Z menyampaikan sedikit aspirasi dan usaha yang kami lakukan untuk perbaikan negeri. Meskipun banyak hantaman yang menimpa kami.
Sebagai seorang pemuda yang telah mendapatkan banyak keistimewaan, kami tak akan menyia-nyiakan. Kami korbankan waktu, tenaga, dan pikiran untuk membuat sebuah kejutan bagi peradaban.
Segala hal kami lakukan untuk mewujudkan segala harapan yang ditumpukan kepada kami. Kami mengerti, bahwa setiap usaha tak akan pernah sia-sia. Meski terkadang hasilnya tak selalu memuaskan jiwa.
Teruntuk orang tua dan guru yang telah memberikan banyak ilmu, terima kasih atas segala bimbingan dan pembelajarannya. Walau tak jarang, amarah menggelegak dalam jiwa.
Namun, itu adalah bukti bahwa kalian mencintai generasi ini. Untuk teman-teman seperjuangan, percayalah, kemenangan itu merupakan sebuah keniscayaan.
Agama Allah akan tegak di seluruh penjuru dunia, dengan atau tanpa kita. Maka, tak inginkan kita menjadi tetangga Rasulullah SAW di surga, dengan melanjutkan estafet dakwah yang beliau lakukan dahulu kala?
Dengan segala kemudahan teknologi hari ini, sombong rasanya jika kita enggan menapaki jejak perjuangan yang Rasulullah Saw lalui.
Rasulullah berjuang sekuat tenaga, padahal beliau sudah dijamin surga, sedangkan kita, apa yang patut kita sampaikan kelak di hadapan Sang Pencipta jika kita enggan untuk bersusah payah di jalan dakwah?
Dahulu, Islam pernah berjaya. Maka tak ada yang mustahil, bahwa di masa depan Islam akan kembali untuk memimpin dunia. Kita sebagai pemuda, timba ilmu sebanyak-banyaknya.
Gunakan segala skill dan kemampuan yang dimiliki untuk mendakwahkan Islam ke seluruh penjuru negeri. Ajak umat kepada kebenaran yang hakiki dengan menjadikan syariat Islam diterapkan di seluruh penjuru bumi.
Tajamkan retorika berbicara untuk membungkam orang-orang yang enggan kembali kepada Islam. Gunakan kemampuan itu untuk juga mengajak banyak orang melihat Indahnya Islam.
Latih kemampuan aksara untuk menuliskan banyak keindahan dan kesejahteraan ketika cahaya Islam menyinari seantero dunia. Jadikan juga desain yang kalian buat menjadi wasilah kebangkitan agama kita.
Lakukan apa yang kita bisa untuk perjuangan. Buktikan bahwa pemuda juga bisa melakukan sesuatu untuk menyebarkan kebenaran. Dan kami, tidak akan pernah berhenti hingga syariat Islam sempurna diterapkan di seluruh penjuru bumi.
Wallahu a’lam bish showwab.
Penulis adalah Siswi MAN 1 Kota Batam