
J5NEWSROOM.COM, Yasser Abu Shabab adalah pemimpin milisi Pasukan Populer yang dianggap sebagai proksi Israel di Gaza. Ia berasal dari suku Badui dan kematiannya menjadi pukulan strategis bagi pihak yang mendukungnya.
Berdasarkan laporan lokal, Abu Shabab tewas akibat luka tembak setelah terjadi bentrokan sengit dengan beberapa anggota klan bersenjata di Gaza. Konflik itu disebut sebagai perselisihan internal suku, bukan akibat langsung konfrontasi dengan Hamas. Menurut kelompoknya, dia ditembak saat mencoba menengahi pertikaian antaranggota suku, bukan sebagai korban konspirasi besar.
Waktu kematiannya tidak dapat dipastikan secara tepat, namun dikabarkan terjadi dalam 48 jam sebelum berita kematiannya muncul. Pasukan Populer yang dipimpinnya membantah keras tuduhan bahwa Hamas berada di balik kematiannya, menyebut tuduhan tersebut menyesatkan.
Milisi yang dipimpin Abu Shabab merupakan salah satu kelompok terbesar di Gaza dan memiliki persenjataan lengkap. Kelompok ini lahir di tengah konflik panjang di wilayah tersebut sebagai bagian dari strategi tertentu untuk melemahkan posisi Hamas.
Sumber: Republika
Editor: Agung
