Dorongan Agar Aliran Dana Himbara Dapat Dongkrak Kredit Dan Daya Beli Masyarakat

Aktivitas Transaksi jual beli di pasar tradisional. (Foto: RMOL)

J5NEWSROOM.COM, Pakar ekonomi mendorong agar penyaluran dana ke perbankan Himpunan Bank Negara (Himbara) dapat diterjemahkan menjadi kredit yang produktif dan mampu meningkatkan daya beli masyarakat. Pernyataan ini muncul di tengah upaya pemerintah dan sektor keuangan untuk mengatasi perlambatan ekonomi yang masih dirasakan di beberapa sektor.

Menurut para analis, penyediaan likuiditas di bank besar milik negara seharusnya tidak hanya berhenti pada jumlah dana yang mengalir, tetapi juga perlu dipastikan bahwa dana tersebut tersalurkan secara optimal kepada pelaku usaha dan individu yang membutuhkan kredit. Tujuannya adalah agar masyarakat merasakan stimulasi ekonomi secara langsung melalui konsumsi dan investasi.

Mereka menambahkan bahwa bank-bank Himbara memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda ekonomi nasional, khususnya melalui pemberian kredit kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor lain yang terdampak oleh perlambatan ekonomi global. Dengan kredit yang lebih mudah diakses, UMKM diharapkan dapat memperluas operasional serta menyerap tenaga kerja lebih banyak.

Pakar juga menyarankan agar pemberian kredit dilakukan dengan memperhatikan kemampuan bayar debitur agar tidak menimbulkan masalah kredit macet di kemudian hari. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kesehatan industri perbankan sekaligus memastikan kredit yang disalurkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, peningkatan daya beli masyarakat dianggap perlu didukung oleh kebijakan lain seperti insentif fiskal dan upah yang sesuai dengan inflasi. Dengan sinergi kebijakan moneter dan fiskal, diharapkan konsumsi domestik dapat semakin meningkat, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Para pelaku usaha menyambut baik dorongan ini karena memberi harapan bahwa akses pembiayaan menjadi semakin baik dan lebih inklusif. Mereka berharap langkah-langkah ini dapat memperkuat ekonomi riil sehingga tekanan ekonomi yang ada dapat segera teratasi.

Dengan adanya penekanan pada penyaluran kredit yang efektif serta mendorong daya beli masyarakat, diharapkan momentum pemulihan ekonomi dapat lebih cepat dirasakan di berbagai sektor yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Editor: Agung