
J5NEWSROOM.COM, Sejumlah pihak mengusulkan agar Presiden Prabowo Subianto segera mengevaluasi dan mengganti menteri yang kinerjanya dinilai belum maksimal dalam menjalankan tugas pemerintahan. Permintaan ini mengemuka di tengah harapan publik terhadap percepatan program pemerintah di berbagai sektor.
Pengusul perubahan itu menyatakan bahwa efektivitas kerja kabinet perlu ditingkatkan agar program strategis nasional dapat berjalan lebih cepat dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Mereka menilai bahwa beberapa menteri belum mampu menghadirkan kinerja yang sesuai dengan target dan ekspektasi publik, sehingga perlu dilakukan penyegaran di jajaran kabinet.
Menurut mereka, evaluasi bukan hanya soal pergantian, namun juga upaya untuk memperkuat koordinasi serta sinergi antar kementerian. Hal ini dianggap penting agar setiap kebijakan yang dikeluarkan dapat diimplementasikan secara efektif dan tanpa hambatan birokrasi yang terlalu panjang.
Respons atas usulan ini beragam. Sebagian kalangan mengatakan bahwa Presiden perlu mempertimbangkan masukan publik sebagai bagian dari respons yang dinamis terhadap tuntutan perubahan dan kemajuan. Namun di sisi lain, ada pula yang menekankan pentingnya memberi waktu bagi menteri untuk menunjukkan hasil kerja secara utuh sebelum mengambil keputusan drastis.
Para pengamat politik mengatakan bahwa evaluasi kabinet merupakan hal yang wajar dalam sistem pemerintahan, terutama jika terdapat target yang belum tercapai. Mereka pun menyebutkan bahwa transparansi dalam proses evaluasi akan membantu publik memahami alasan di balik keputusan yang diambil oleh kepala negara.
Permintaan evaluasi ini muncul di tengah dinamika politik nasional dan harapan agar pemerintahan dapat menghadirkan layanan publik yang lebih baik. Masyarakat menantikan langkah nyata agar roda pemerintahan berjalan lebih responsif sesuai kebutuhan rakyat.
Editor: Agung
