Koalisi Pemerintah Diminta Utamakan Penanganan Bencana daripada Wacana Pilkada

Pakar kepemiluan Titi Anggraini. (Foto: Dok Pribadi)

J5NEWSROOM.COM, Sejumlah pengamat politik menilai bahwa saat ini fokus koalisi pemerintahan seharusnya diarahkan pada upaya penanggulangan dampak bencana yang masih melanda sejumlah daerah. Mereka menilai wacana mengenai penyelenggaraan pilkada justru mengalihkan perhatian dari tugas utama pemerintah saat ini, yaitu membantu masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan akibat bencana alam.

Menurut para pengamat tersebut, kondisi darurat di beberapa wilayah, termasuk kebutuhan dasar seperti hunian sementara, air bersih, kesehatan, serta pemulihan ekonomi pascabencana, membutuhkan perhatian penuh dari seluruh elemen pemerintahan. Karena itu, perdebatan tentang pelaksanaan pilkada dinilai kurang relevan jika diletakkan di atas prioritas penanganan bencana.

Mereka juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Fokus terhadap hal-hal teknis yang sifatnya darurat dianggap lebih mendesak ketimbang perbincangan yang bersifat politis, apalagi jika diskusi tersebut justru memecah konsentrasi penanganan bencana.

Beberapa tokoh masyarakat menyampaikan bahwa masyarakat yang terdampak bencana saat ini berharap agar pemerintah menunjukkan kepedulian nyata melalui langkah-langkah pemulihan yang konkret. Situasi di lapangan masih penuh tantangan, sehingga upaya konkret lebih diutamakan daripada wacana yang belum bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.

Para pengamat menyarankan agar semua pihak yang terlibat dalam koalisi pemerintahan menyatukan visi dan langkah untuk mempercepat proses bantuan dan pemulihan. Dengan demikian, momentum pemulihan dapat berjalan lebih efektif tanpa terganggu oleh isu-isu politik yang dinilai kurang relevan di tengah krisis yang berlangsung.

Penekanan pada prioritas penanganan bencana ini diharapkan dapat memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa pemerintah hadir untuk membantu dan tidak terganggu oleh urusan yang tidak mendesak. Para pihak yang mengusulkan hal tersebut juga berharap agar isu politik seperti pilkada dapat dibahas pada waktu yang lebih tepat, setelah situasi darurat berhasil ditangani secara efektif.

Editor: Agung