Peringkat OHI Indonesia Membaik, Namun Nelayan Kecil Masih Rentan

Ilustrasi Nelayan Indonesia. (Foto: Antara)

J5NEWSROOM.COM, Peringkat Indonesia dalam Ocean Health Index pada 2025 tercatat mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan ini menunjukkan adanya perbaikan dalam pengelolaan dan kondisi ekosistem laut secara umum. Meski begitu, capaian tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kondisi nyata yang dirasakan oleh nelayan kecil dan masyarakat pesisir.

Sejumlah indikator yang berkaitan langsung dengan kehidupan nelayan tradisional justru masih menunjukkan tantangan serius. Aspek penyediaan pangan laut, kesempatan penangkapan ikan yang berkeadilan, serta mata pencaharian berbasis laut belum mengalami perbaikan signifikan. Kondisi ini menandakan bahwa peningkatan peringkat belum sepenuhnya berdampak pada kesejahteraan nelayan skala kecil.

Aktivitas penangkapan ikan yang tidak berkelanjutan, tekanan industri, serta keterbatasan akses nelayan kecil terhadap wilayah tangkap dinilai masih menjadi persoalan utama. Di beberapa daerah pesisir, nelayan tradisional harus bersaing dengan praktik eksploitasi laut yang lebih besar, sehingga mempersempit ruang hidup dan sumber penghasilan mereka.

Selain itu, perlindungan kawasan pesisir dan laut dinilai belum optimal. Upaya konservasi yang dilakukan belum sepenuhnya terintegrasi dengan perlindungan hak dan keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir. Akibatnya, perbaikan indeks kesehatan laut belum sejalan dengan peningkatan kualitas hidup nelayan kecil.

Para pemerhati kelautan menilai diperlukan kebijakan yang lebih berpihak pada nelayan tradisional, termasuk penguatan perlindungan wilayah tangkap, pengelolaan sumber daya laut yang adil, serta pengawasan yang konsisten. Tanpa langkah tersebut, peningkatan peringkat kesehatan laut berpotensi hanya menjadi capaian statistik, bukan solusi nyata bagi masyarakat pesisir.

Peningkatan skor Ocean Health Index seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola laut secara menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada ekosistem, tetapi juga memastikan laut tetap menjadi sumber kehidupan yang berkelanjutan dan adil bagi nelayan kecil di seluruh Indonesia.

Editor: Agung