Sebelum Umroh, Antisipasi Kebutuhan Obat untuk Kelancaran Ibadah

Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional, Dr Aqua Dwipayana. (Foto: J5NEWSROOM.COM)

Oleh Dr Aqua Dwipayana

“InsyaALLAH Pak Aqua selama melaksanakan ibadah umroh sehat. Begitu juga di perjalanan pergi dan pulang. Saya beri beberapa obat yang rutin dikonsumsi dan diminum hanya saat sakit,” ujar dr Amira Anwar, Sp.P.FAPSR.

Rabu pagi (7/1/2026) saya sengaja menemui Amira di tempat praktiknya, Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta Selatan. Melakukannya menjelang berangkat umroh.

Saat menemui Amira, saya dalam kondisi sehat. Sama sekali tidak ada keluhan. Hal itu saya utarakan kepadanya. Setelah dicek fisik, keadaannya memang demikian. Sesuai dengan yang saya jelaskan.

Sambil menjelaskan satu-persatu obat yang diberikannya, perempuan asal Banda Aceh itu menceritakan tentang cuaca dan suhu udara saat ini di Tanah Suci Mekkah dan Madinah, Arab Saudi. Meminta saya membawa jaket karena udaranya agak dingin.

Ia memperoleh berbagai informasi itu dari para pasiennya yang baru kembali dari Tanah Suci. Mereka datang untuk berobat. Sebagian kecil ada yang tidak mengantisipasi sebelum berangkat umroh. Sakit begitu tiba di Jakarta, bahkan ada yang harus diopname.

Sebagai dokter, Amira sama sekali tidak ingin pasiennya ada yang diopname. Doa dan harapannya begitu berobat kepadanya langsung sembuh.

“Pak Aqua harus sehat. Semua obat ini saya berikan sebagai antisipasi dan kalau sewaktu-waktu sakit. Langsung diminum,” jelas dokter yang ramah itu.

Ketika Amira menjelaskan kondisi saat ini di Tanah Suci dan masing-masing obat serta manfaatnya, saya menyimak. Agar tidak lupa saya mencatat obat yang prioritas dan hanya sewaktu-waktu diminum.

Apresiasi Komunikasi Amira

Dengan sabar Amira menjelaskan manfaat masing-masing obat dan kapan harus dikonsumsi. Ia telaten menerangkannya.

Selain itu saya juga menanyakan hal-hal yang sebaiknya saya lakukan dan pantangannya. Sebagai antisipasi agar selalu sehat.

Spesialis Paru dan Pernapasan itu menjelaskan secara rinci. Mengingatkan agar selama di Tanah Suci istirahat yang cukup. Juga memperhatikan pola makan.

“Semua pesan dokter Amira insyaALLAH saya laksanakan. Mohon doanya agar ibadah umroh saya lancar, mabrur, dan selalu sehat,” pinta saya.

Sedia payung sebelum hujan. Itulah yang saya lakukan. Saya berusaha mempersiapkan semua kebutuhan secara detail termasuk obat-obatan. Dengan begitu jika sewaktu-waktu dibutuhkan, mudah memperolehnya.

Saya sangat mengapresiasi komunikasi Amira yang bagus sekali. Selain menjelaskan secara sistematis tentang penyakit sesuai keilmuannya, juga memotivasi agar selalu sehat.

Setiap berkomunikasi, alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu selalu tersenyum. Menunjukkan hatinya yang bahagia. Sehingga lawan bicara merespon positif.

Pertemuan dengan Amira memotivasi saya untuk selalu sehat, sehingga dapat melaksanakan berbagai aktivitas terutama yang bermanfaat untuk banyak oranng. Aamiin ya robbal aalamiin…

Penulis adalah Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional