MBG Di Pesantren Dongkrak Ekonomi Lokal Dan Tingkatkan Gizi Santri

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tengah menyiapkan MBG untuk para santri. (Foto: BGN)

J5NEWSROOM.COM, Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) menggandeng pondok pesantren untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para santri. Program ini bertujuan memastikan santri mendapatkan asupan gizi yang baik, yang mendukung kesehatan serta menunjang proses belajar dan aktivitas keagamaan.

Salah satu penerapan nyata program ini terjadi di sebuah pesantren di Kabupaten Kendal. Di sana MBG dijalankan sebagai bagian dari komitmen memperbaiki gizi santri sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat sekitar.

Menurut pengamat dan pihak terkait, kolaborasi antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat lokal menjadi kunci sukses MBG di lingkungan pesantren. Dengan keterlibatan berbagai pihak, keberlanjutan program dan kualitas pelaksanaannya lebih terjamin.

Manfaat program MBG di pondok pesantren diyakini tidak hanya soal gizi, tetapi juga memberi pengaruh positif terhadap ekonomi lokal. Program ini mendorong pembelian bahan pangan dari usaha mikro, petani, serta pelaku ekonomi di sekitar pesantren — sehingga membantu meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

BGN dan pihak pesantren berharap bahwa MBG di pesantren bisa menjadi model bagi pondok-pondok lain di seluruh Indonesia. Dengan demikian, santri mendapatkan gizi layak, lingkungan pesantren mendapatkan dukungan ekonomi, dan petani lokal memperoleh pasar yang stabil.

Keberhasilan di pesantren juga dilihat sebagai bagian dari upaya nasional memastikan bahwa program gizi dan ketahanan pangan tidak hanya bersifat sementara, tetapi berorientasi pada pembangunan jangka panjang — baik dari sisi kesehatan generasi muda maupun ekonomi masyarakat.

Editor: Agung