
J5NEWSROOM.COM, Madinah – Jemaah haji dan umrah kini memiliki alternatif untuk mengenal lebih dekat sejarah Islam di Madinah melalui layanan bus wisata ‘City Sightseeing Hop On-Hop Off’. Bus tingkat berwarna merah itu melayani rute menuju sejumlah destinasi bersejarah di Kota Nabi dengan fasilitas audio panduan dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia.
Layanan tersebut beroperasi setiap hari dalam dua sesi, yakni pukul 07.00–13.30 waktu setempat dan dilanjutkan pukul 16.00–24.00. Bus berangkat setiap 30 menit dan melintasi 12 titik pemberhentian yang tersebar di sejumlah lokasi penting di Madinah.
Beberapa di antaranya adalah kawasan Masjid Nabawi, Jannatul Baqi, Al Manakha Square, Gerbang Al Salam, Jabal Uhud, Masjid Qiblatain, Masjid Quba, Quba Square, hingga Al Noor Mall.
Bus tingkat ini menyediakan dua pilihan area bagi penumpang. Lantai atas memiliki ruang terbuka berkapasitas 20 kursi bagi penumpang yang ingin menikmati panorama kota secara langsung, sementara area tertutup menyediakan 12 kursi yang dilengkapi pendingin ruangan dan akses internet nirkabel.
Dengan tiket seharga 90 riyal Saudi, penumpang dapat menggunakan layanan tersebut selama 24 jam. Sistem ‘hop on-hop off’ memungkinkan pengguna turun di halte mana pun untuk mengunjungi lokasi yang diinginkan, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan bus berikutnya tanpa perlu membeli tiket baru.
Untuk memberikan pengalaman yang lebih informatif, setiap armada dilengkapi audio panduan multibahasa yang menjelaskan sejarah Kota Madinah, perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW, serta nilai historis dari setiap lokasi yang dilintasi.
Salah seorang jemaah asal Banten, Novi, mengaku memanfaatkan layanan tersebut bersama suaminya menjelang kepulangan ke Indonesia.
“Pengalaman ini sangat luar biasa dan mengharukan. Penjelasan dari audio panduannya sangat menyentuh, terutama ketika menceritakan perjuangan Rasulullah SAW dan tempat-tempat yang pernah beliau singgahi selama di Madinah,” ujar Novi.
Ia mengatakan, tur tersebut menjadi penutup yang berkesan setelah menunaikan rangkaian ibadah haji. Menurut dia, pengalaman mengenal lebih dekat sejarah Kota Madinah semakin menambah makna perjalanan spiritualnya di Tanah Suci.
Layanan bus wisata itu kini menjadi salah satu pilihan bagi jemaah yang ingin mengunjungi berbagai situs bersejarah di Madinah secara praktis, sekaligus memperoleh penjelasan mengenai jejak sejarah Islam selama perjalanan.
Editor: Saibansah Dardani
