
J5NEWSROOM.COM, Karimun – PT Timah Tbk memberikan bantuan untuk mendukung pembangunan Rumah Doa Gereja Methodist Indonesia (GMI) Jemaat Pos Wesley di Gang Sahata, Desa Sukamaju, Kelurahan Sungai Pasir, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap kegiatan keagamaan sekaligus upaya memperkuat kehidupan sosial masyarakat di sekitar wilayah operasional PT Timah.
Rumah doa itu menjadi fasilitas yang telah lama dinantikan jemaat. Selama sekitar tiga tahun, jemaat Pos Wesley masih menggunakan tempat yang disewa untuk menjalankan berbagai kegiatan keagamaan.
Ketua Pembangunan Rumah Doa GMI Jemaat Pos Wesley Kabupaten Karimun, Vebrian Amos B Sinaga, mengatakan pembangunan rumah doa saat ini telah mencapai sekitar 25 persen.
Menurut dia, keterbatasan dana menjadi salah satu kendala dalam proses pembangunan. Karena itu, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mengandalkan swadaya jemaat serta bantuan dari sejumlah pihak.
“Pelayanan yang akan dilaksanakan di rumah doa ini antara lain pelayanan doa, pelayanan firman, dan pelayanan kasih,” kata Vebrian.
Ia menambahkan, rumah doa tersebut nantinya tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah. Fasilitas itu diharapkan menjadi ruang bagi jemaat untuk melakukan pembinaan dan berbagai kegiatan sosial.
Dibangun secara bertahap
Bendahara Pembangunan Rumah Doa GMI Jemaat Pos Wesley, Ramsida, mengatakan pekerjaan pembangunan mulai dilakukan, termasuk penimbunan lahan.
Lokasi rumah doa dipilih karena berada tidak jauh dari gereja sehingga dinilai lebih mudah dijangkau oleh jemaat.
“Baru mulai kita timbun karena lokasinya agak dekat dari gereja. Selama ini kami masih menyewa tempat untuk kegiatan jemaat. Karena itu, kami berusaha mewujudkan rumah doa ini,” ujar Ramsida.
Ia mengatakan kebutuhan pembangunan dipenuhi melalui berbagai sumber pendanaan, mulai dari swadaya jemaat hingga penggalangan dana melalui kegiatan bazar.
Bantuan dari PT Timah, kata Ramsida, menjadi tambahan dukungan yang berarti bagi jemaat untuk mempercepat pembangunan rumah doa.
“Selain bantuan dari PT Timah, kami juga menggalang dana melalui bazar dan swadaya dari para jemaat. Kami mengucapkan terima kasih karena bantuan ini cukup besar dan sangat membantu pembangunan rumah doa,” katanya.
Selama ini, berbagai kegiatan keagamaan dan pembinaan jemaat tetap berjalan meskipun harus menggunakan tempat sewaan. Dengan tersedianya rumah doa sendiri, jemaat berharap kegiatan ibadah dan pelayanan dapat dilakukan secara lebih leluasa dan berkelanjutan.
Selain ibadah rutin, rumah doa tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk pembinaan anak-anak, kegiatan sosial, pendidikan, serta kegiatan seni. Salah satunya adalah pembelajaran musik bagi anak-anak di lingkungan sekitar dan jemaat.
Bagi jemaat Pos Wesley, bantuan PT Timah tidak hanya dipandang sebagai dukungan terhadap pembangunan fisik. Bantuan tersebut juga dinilai memberikan semangat bagi jemaat untuk mewujudkan rumah doa yang telah lama diimpikan.
“Jemaat yang merindukan rumah doa merasa terberkati dan bersukacita. Berkat bantuan PT Timah, pembangunan rumah doa ini bisa lebih cepat,” ujar Ramsida.
Ia berharap pembangunan dapat terus berjalan hingga selesai sehingga rumah doa tersebut segera dimanfaatkan oleh seluruh jemaat.
“Kami berharap ke depan rumah doa ini dapat menjadi tempat untuk pelayanan dan membawa kebaikan bagi jemaat serta masyarakat sekitar. Semoga dukungan dan semangat saling membantu ini terus terjaga,” kata Ramsida.
Editor: Alia Safira
