
J5NEWSROOM.COM, Bintan – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjunguban menghadirkan layanan permohonan paspor di kawasan wisata Bintan Resorts, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.
Layanan melalui inovasi Pasporia (Paspor Ceria) tersebut digelar bersamaan dengan pelaksanaan Tour de Bintan 2026 di kawasan Lagoi Bay, Sabtu (22/8/2026).
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjunguban Adi Hari Pianto mengatakan, pemanfaatan momentum Tour de Bintan menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat.
Menurut dia, kawasan Lagoi Bay dipilih karena merupakan salah satu pusat aktivitas wisata di Bintan dan ramai dikunjungi masyarakat maupun wisatawan selama pelaksanaan event internasional tersebut.
“Selain memberikan pelayanan paspor, petugas juga aktif menyebarkan informasi keimigrasian dan mengedukasi masyarakat terkait regulasi terbaru melalui pembagian brosur serta sesi konsultasi langsung,” kata Adi.
Adi mengatakan, Pasporia Tour de Bintan merupakan bentuk transformasi pelayanan publik yang lebih fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui layanan tersebut, masyarakat memiliki kesempatan mengurus paspor di luar lokasi kantor dan pada akhir pekan.
Menurut Adi, kesibukan masyarakat pada hari kerja kerap menjadi kendala dalam mengurus dokumen perjalanan.
“Melalui Pasporia di akhir pekan ini, kami hadir langsung di tengah atmosfer kemeriahan Tour de Bintan. Sehingga pengurusan paspor menjadi lebih praktis, cepat, dan efisien,” ujarnya.
Selain pelayanan administrasi, petugas Imigrasi Tanjunguban juga memberikan konsultasi mengenai berbagai persoalan keimigrasian kepada masyarakat yang datang ke lokasi.
Adi mengatakan, inovasi Pasporia tidak hanya ditujukan untuk mempermudah masyarakat memperoleh dokumen perjalanan.
Kehadiran layanan tersebut juga diharapkan mendukung sektor pariwisata dan perekonomian Bintan melalui pelayanan publik yang adaptif.
Menurut dia, pelayanan keimigrasian perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan aktivitas masyarakat dan kegiatan pariwisata.
“Lebih dari sekadar kemudahan administrasi, inovasi ini dirancang untuk mendukung efisiensi waktu pemohon serta secara aktif mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian Bintan melalui pelayanan publik yang adaptif dan berkelanjutan,” katanya.
Ia menambahkan, Imigrasi Tanjunguban akan terus mengembangkan pendekatan jemput bola untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keimigrasian.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen “Imigrasi untuk Rakyat” melalui pelayanan yang inklusif dan humanis.
“Imigrasi Tanjunguban berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan prima secara berkelanjutan di masa mendatang sebagai bentuk dedikasi dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujar Adi.
Editor: Alia Safira
