Mengharukan, Mengalir Tawaran Bantuan Pernikahan Ero dan Dhea

Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional, Oleh Dr Aqua Dwipayana. (Foto: J5NEWSROOM.COM)

J5NEWSROOM.COM – “Pak Aqua selamat atas pernikahan Ero dan Dhea. Membutuhkan bantuan apa dari saya agar acaranya sukses? Mohon infonya,” ucap banyak teman senada.

Mereka menyampaikan itu setelah membaca tulisan saya yang berjudul “Menjelang Pernikahan Ero dengan Dhea, Mohon Doa dan Minta Maaf”. Semuanya bersyukur dan senang begitu mengetahui Ero mau menikah.

InsyaALLAH putra bungsu saya, Savero Karamiveta Dwipayana (Ero) pada Sabtu (5/9/2026) mendatang menikah dengan Dhea Julya Raina Nabila Mangun di Bintaro, Tangerang Selatan. Dengan berbagai pertimbangan, mereka memilih lokasi tersebut. Setelah beberapa bulan terakhir hampir setiap minggu mendatangi banyak gedung tempat pernikahan.

Teman-teman saya yang sebagian mengetahui perkembangan Ero sejak kecil, ingin acaranya sukses. Untuk itu menawarkan bantuan.

Beberapa teman bahkan ada yang berkali-kali menyampaikan ke saya untuk tidak ragu-ragu memberi tahu kepada mereka, bantuan yang dibutuhkan dari mereka. Menegaskan siap membantu.

Ada teman yang bertanya detail terkait acara pernikahan Ero dan Dhea. Tujuannya untuk ikut berpartisipasi sesuai bidang dan kemampuan mereka.

Mendekati hari H, semakin banyak teman yang mengontak saya. Tujuannya sama yaitu menawarkan bantuan untuk kelancaran dan kesuksesan pernikahan Ero dan Dhea.

Melihat dari antusiasnya teman-teman menawarkan bantuan, saya sangat bersyukur dan terharu sekali. Membuktikan dukungan penuh mereka kepada keluarga kami.

Dengan penuh rasa syukur dan rendah hati saya merespon antusiasme teman-teman yang menawarkan bantuan. Mengawalinya dengan mengucapkan terima kasih atas semua tawarannya.

Saya sampaikan bahwa acara pernikahan Ero dan Dhea serta resepsinya dilakukan secara sederhana. Undangannya tidak banyak, hanya ratusan.

Paling utama adalah acara akad nikahnya. Sah secara agama Islam.

Alhamdulillah ALLAH SWT telah memberi rezeki kepada kami untuk melaksanakan pernikahan tersebut. Semua kebutuhan terkait pernikahan itu insyaALLAH tercukupi.

Dari semua teman termasuk yang menawarkan bantuan, kami mengharapkan doa untuk kelancaran seluruh acaranya serta buat Ero dan Dhea agar dapat bersama-sama mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah.

Semua doa dari teman-teman merupakan kado istimewa buat keluarga besar kami utamanya untuk Ero dan Dhea. Hadiah itu yang paling utama dan sangat bermanfaat. Melebihi yang lainnya.

Reaksi Penerima Undangan

Sejak minggu lalu undangan digital pernikahan Ero dan Dhea telah mulai dikirimkan secara bertahap. Mereka yang diundang tinggal di semua pulau besar di Indonesia (Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, plus Bali). Juga ada yang di mancanegara.

Teman-teman yang menerima undangan langsung merespon. Semuanya positif. Selain menyampaikan terima kasih, mendoakan kelancaran acara dan khusus buat kedua mempelai.

Respon pertama saya terima dari teman akrab saya, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman. Saya mengirimkan undangan kepada mantan Kepala Badan Intelijen Negara itu pukul 06.33. Sekira dua menit kemudian, tepatnya pukul 06.35, langsung mendapat respon.

“Selamat Pagi Pak Aqua. Terima kasih undangannya. Inshaa Allah saya n ibu hadir. Semoga rangkaian prosesi pernikahan Ananda Tercinta Dhea & Ero berjalan lancar dalam Ridho Allah SWT Aamiin YRA” Tulis Marciano.

Setelah itu saya menerima respon WhatsApp (WA) dari teman-teman. Umumnya menyatakan hadir untuk memberikan doa kepada Ero dan Ara.

“Masya Allah… Alhamdulillah… Membacanya saja sudah membuat hati senang, apalagi dapat undangannnya. Tentulah kami sangat bangga krn dari ribuan kerabat Pak Aqua, kami termasuk yg dipilih menjadi tamu kehormatan dalam pernikahan/resepsi ananda Ero & Dhea. Insya Allah dg rasa hormat dan bangga ini Allah mudahkan seluruh undangan hadir dalam keadaan sehat,” tulis Auda Thariq, istri Thariq Abudan.

Keduanya —Thariq dan Auda— sudah seperti orangtua saya sendiri. Akhir 1994 pria asal Malang itu yang menawarkan saya bergabung di Semen Cibinong. Ia menjabat Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum di perusahaan milik Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo Subianto itu. Saya sekira 10 tahun (1995-2005) bekerja di korporasi tersebut. Setelah itu mandiri sampai sekarang.

Promotor utama saya saat kuliah S3 di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Fikom Unpad) Bandung, Prof Deddy Mulyana lewat telepon menyatakan akan hadir bersama istrinya, Daisy Laureen Lapian. Bersyukur dan senang mendapat kabar Ero menikah.

“Selamat buat Ero dan Dhea. Semoga acara pernikahanya lancar dan mereka dapat mewujudkan keluarga samawa,” ujar Dekan ke-9 Fikom Unpad itu.

Umumnya setelah mengirimkan undangan, saya menulis secara pribadi lewat WA. Sebagai pengantar dan mohon doa.

Kepada teman-teman yang tinggal di luar kota termasuk di luar negeri, saya katakan hanya mohon doa. Undangan itu sebagai pemberitahuan saja. Saya sangat memaklumi jika mereka tidak hadir.

Meski saya menyampaikan itu, ada beberapa teman yang berkali-kali mengatakan akan datang. Di antaranya adalah teman akrab saya, Sonny Njonoriswondo yang tinggal di Surabaya.

Pemilik tiga hotel berbintang 4 dan 5 (Hotel Golden Tulip Holland Resort Batu, Golden Hill, dan Golden Royal Internasional Resort Batu) di Kota Batu itu sebelum, saat, dan sesudah saya mengirimkan undangan menegaskan akan hadir. Memberikan doa buat Ero dan Dhea.

“Saya hadir, Pak Aqua. Saya akan kontak Pak Ventje untuk janjian ketemu di tempat acara,” ujar Sonny yang juga pengusaha Holland Bakery Jawa Timur dan Bali.

Ventje yang dimaksud adalah Direktur Utama Duta Anggada, Ventje Suardana. Bapak dua anak dan kakek dua cucu itu sudah seperti saudara kandung saya.

Mitra bisnis Sonny di tiga hotel berbintang itu yang juga pemilik ratusan toko Optik Internasional, Linggarjanto Budi Oetomo tidak bisa hadir karena bersama istrinya Fonny Linggar sedang liburan di Jepang. Sehari sebelum berangkat, Kamis pagi (20/8/2026) bapak tiga putri tersebut telepon saya. Mengucapkan selamat dan menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir.

“Pak Aqua terima kasih untuk undangannya. Selamat atas pernikahan Ero dan Dhea. Mohon maaf saya tidak bisa hadir karena saat acaranya saya dan istri sedang di Jepang,” ucap Linggar.

Pengusaha sukses di Yogyakarta, Soekeno begitu menerima undangan, menegaskan akan hadir. Meski saya menyampaikan cukup doanya saja. Itu merupakan hadiah spesial buat Ero dan Dhea.

“Bang Aqua, saya hadir. Ero kan keponakan saya. Apa yang bisa saya bantu untuk pernikahan Ero? Tolong Bang Aqua beri tahu saya,” kata Soekeno yang merupakan abang angkat saya.

Teman-Teman Ara dari Mancanegara Antusias Hadir

Sementara putri sulung saya, Alira Vania Putri Dwipayana (Ara) mengingormasikan bahwa teman-temannya termasuk yang tinggal di mancanegara, antusias hadir. Padahal pemberitahuan undangannya mendadak dan waktunya berdekatan dengan hari pernikahan Ero dan Dhea.

Ara menyampaikan itu ke saya di mobil pada Sabtu pagi (22/8/2026) dalam perjalanan dari Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta ke rumah Yogyakarta. Pagi itu saya menjemput Ara yang naik pesawat Citilink dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta.

“Teman-teman Ara pada mau hadir di pernikahan Ero dan Ara. Mereka yang dari luar negeri ingin melihat prosesi akad nikahnya karena sebelumnya tidak pernah menyaksikan secara langsung acara seperti itu,” ungkap Ara.

Tidak hanya itu. Mereka juga mau melihat saat acara resepsinya. Jadi hadir sejak pagi sampai siang.

Ara yang kuliah di Korea University Business School —mendapat beasiswa tanpa ikatan dari pemerintah Korea Selatan— berteman dengan banyak orang asing. Mereka tinggal di mancanegara.

Undangan kepada teman-temannya yang di luar negeri dilakukan secara selektif. Mereka yang menyatakan hadir tinggal di Korea Selatan, Malaysia, Filipina, dan Vietnam.

Untuk menghormati teman-temannya yang sengaja datang dari luar negeri, Ara merencanakan secara khusus menjamu mereka setelah acara pernikahan. Sebelum mereka kembali ke negara masing-masing.

Ara dan istri saya, Retno Setiasih telah merencanakan waktu jamuan dan beberapa alternatif tempat. Mereka memilih resto yang menyajikan masakan khas Indonesia.

“Ara dan ibu sudah membicarakan waktu dan alternatif tempatnya. Sampai sekarang belum diputuskan. Jumlah undangan belasan orang termasuk teman-teman Ara yang tinggal di Indonesia,” jelas Ara.

Di saat pernikahan Ero dan Dhea, keluarga besar kami ingin memberikan kesan positif yang mendalam. Semoga semua niat baik itu terwujud. Aamiin ya robbal aalamiin…

Dari Yogyakarta saya ucapkan selamat berusaha secara optimal dan mensyukuri semua rezeki. Salam hormat buat keluarga.

03.30 24082026

Penulis adalah Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional