Bisnis Bangunan Rumah Portabel Semakin Diminati dan Ringankan Biaya Hidup

Ilustrasi rumah portabel yang semakin banyak diminati di kawasan yang sering dilanda bencana dan juga harganya yang terjangkau. (Foto: AP)

J5NEWSROOM.COM, Tasmania – Rumah-rumah mungil bukan jenis hunian baru, tetapi jumlah perusahaan bangunan yang membuat rumah portabel di Tasmania telah meningkat. Asosiasi pembangun Masters Builders di negara bagian pulau itu mengatakan bahwa jenis rumah ini akan menjadi bagian besar dari konstruksi baru selama sepuluh tahun ke depan, dan mungkin juga menjadi bagian dari solusi untuk masalah keterjangkauan perumahan.

Demikian ungkap Steve Simeoni dari perusahaan TCB Portables, “saya hanya berpikir itu terkait keterjangkauan. Saya pikir kami harus menguasai seluk-beluk bisnis kami. Kami perlu membantu warga Tasmania. Kami perlu membangun tempat tinggal bagi warga, dan inilah cara untuk merealisasikannya.”

Potongan-potongan bahan bangunan dibuat di bengkel dan kemudian dirakit di lokasi. Biaya rumah jenis ini bervariasi tetapi ada pilihan yang terjangkau, seperti diungkapkan oleh Jen Newett dari TCB Portables.

“Orang-orang menyadari betapa mahalnya harga bahan bangunan dan juga masalah pasokan yang kami alami selama enam bulan terakhir. Jadi, ini adalah pilihan yang bagus.”

Pilihan lainnya adalah rumah mungil.

Selama lima tahun terakhir, perusahaan itu telah mengubah kontainer atau peti kemas menjadi rumah. Dan, tahun ini, permintaan meningkat drastis, menurut Jason Zadow dari perusahaan Tiny Homes.

“Menyewa (rumah) akan menghabiskan banyak uang saat ini, (terutama karena) suku bunga naik. Jadi, orang berusaha mencari alternatif untuk menjalani kehidupan di mana mereka tidak harus mengeluarkan uang hanya untuk rumah yang mereka tinggali,” ujarnya.

Dan, menurut Masters Builders Association of Tasmania, peningkatan permintaan tersebut akan menciptakan ledakan industri perumahan rumah jadi buatan pabrik dalam sepuluh tahun mendatang.

Matthew Pollock bekerja di Master Builders Tasmania. “Saya pikir ke depan, ini akan menjadi bagian yang semakin besar dari upaya, terutama dalam hal memenuhi target penyediaan rumah sosial dan terjangkau dari pemerintah negara bagian.”

Jumlah warga Tasmania dalam daftar tunggu rumah sosial sekarang lebih dari 4.500. Pemerintah Tasmania mengumumkan akan membangun 10.000 rumah sosial dan terjangkau baru selambatnya tahun 2032.

Pihak berwenang melihat rumah portabel sebagai potensi jawaban atas kurangnya rumah sosial, seperti disampaikan oleh Michael Ferguson, Wakil Menteri Utama Tasmania.

“Ini merupakan solusi yang memberikan lebih banyak pasokan ke pasar yang membutuhkannya,” tukasnya.

Sumber: voaindonesia.com
Editor: Saibansah