
J5NEWSROOM.COM, Batam – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kepri menggelar konsolidasi penjaringan atlet disabilitas, Minggu (23/3/2025), di Batam. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama para atlet dan pelatih.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kejati Kepri Teguh Subroto, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, Ketua NPCI Kepri Fachrizal, serta Kepala Kejari Batam I Ketut Kasna Dedi. Mereka menegaskan pentingnya dukungan penuh bagi atlet disabilitas dalam mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
Ketua NPCI Kepri Fachrizal mengungkapkan bahwa pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII di Solo tahun lalu, atlet Kepri berhasil meraih empat medali perunggu dari cabang atletik, menembak, dan renang. Untuk menghadapi Peparnas XVIII di Nusa Tenggara Barat pada 2024, NPCI Kepri kini tengah menjaring 200 atlet disabilitas dengan dukungan 150 pendamping.
Kajati Kepri Teguh Subroto, yang didaulat sebagai pembina NPCI Kepri, menegaskan pentingnya pembinaan yang serius bagi atlet disabilitas. Menurutnya, para atlet ini memiliki semangat dan kemampuan luar biasa yang perlu mendapat perhatian penuh.
“Mereka bukan hanya atlet, tetapi juga pejuang yang mengharumkan nama daerah dan bangsa. Kita semua bertanggung jawab memastikan mereka mendapatkan fasilitas dan pembinaan yang layak,” ujar Teguh.
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menekankan pentingnya kesetaraan dalam dunia olahraga. “Atlet disabilitas harus mendapatkan kesempatan dan fasilitas yang sama dengan atlet lainnya,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi Kepri menyerahkan satu unit mobil operasional kepada NPCI Kepri. Selain itu, bantuan sembako juga diberikan kepada atlet disabilitas dari berbagai kabupaten dan kota di Kepri.
Acara yang berlangsung di Aula VIP B Restoran Golden Prawn 933, Bengkong, Batam, ini diakhiri dengan buka puasa bersama. Momen kebersamaan ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, kejaksaan, dan masyarakat dalam mendorong prestasi atlet disabilitas Kepri menuju pencapaian yang lebih tinggi.
Editor: Agung