
J5NEWSROOM.COM, Jeddah – Barcelona berhasil menjuarai Piala Super Spanyol 2026 setelah mengalahkan rival abadinya, Real Madrid, dengan skor 3-2 pada partai final yang digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (11/1/2026) malam waktu setempat. Pertandingan yang berlangsung ketat itu menjadi bukti kembali dominasi Blaugrana dalam duel klasik El Clásico secara kompetitif.
Kemenangan Barcelona ditentukan oleh dua gol dari Raphinha, serta satu gol dari Robert Lewandowski. Sementara itu, Real Madrid sempat menyamakan kedudukan melalui Vinícius Júnior dan Gonzalo García sebelum turun minum, sehingga babak pertama berakhir dengan skor imbang 2–2.
Dengan hasil ini, Barcelona mengukuhkan gelar mereka sebagai juara Supercopa de España untuk ke-16 kali, sekaligus mempertahankan gelar yang juga mereka raih pada musim sebelumnya. Trofi ini sekaligus menjadi penghargaan pertama Barcelona di musim kompetisi 2025–2026.
Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi sejak peluit kick-off dibunyikan. Barcelona yang tampil agresif membuka keunggulan lebih dahulu melalui Raphinha pada menit ke-36. Namun Real Madrid mampu menyamakan skor dua kali melalui gol Vinícius Júnior dan Gonzalo García sebelum jeda turun minum.
Memasuki babak kedua, kedua tim saling jual beli serangan. Pada menit ke-73, Raphinha kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat tembakan yang sempat memantul sebelum masuk ke gawang, memastikan skor 3–2 bagi Barcelona. Real Madrid terus menekan hingga akhir, namun upaya mereka tidak membuahkan tambahan gol.
Drama makin lengkap ketika gelandang Barcelona Frenkie de Jong menerima kartu merah pada masa tambahan waktu karena pelanggaran keras, namun Barcelona mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyatakan rasa bangganya atas performa timnya, terutama dalam menghadapi tekanan di laga besar semacam ini. Flick menilai kemenangan tersebut adalah hasil kerja keras seluruh skuad di tengah pertandingan yang sangat kompetitif.
Sementara itu, pelatih Real Madrid Xabi Alonso mengakui timnya tampil maksimal meski gagal membawa pulang trofi. Alonso menyoroti performa individu para pemainnya dan menegaskan bahwa kekalahan ini akan menjadi pelajaran berharga menjelang kompetisi selanjutnya.
Editor: Agung
