China dan Indonesia Tandatangani Kesepakatan $10 Miliar pada Sektor Energi Hijau dan Teknologi

Presiden China Xi Jinping dan Presiden Prabowo Subianto mengadiri upacara penyambutan di Great Hall of the People di Beijing, China, pada 9 November 2024. (Foto: Reuters/Florence Lo)

J5NEWSROOM.COM, China dan Indonesia menandatangani kesepakatan senilai $10 miliar pada Forum Bisnis Indonesia-China yang diadakan di Beijing pada Minggu (10/11). Kesepakatan ini mencakup berbagai sektor, termasuk makanan, energi terbarukan, teknologi, dan bioteknologi, sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita pemerintah China.

Forum ini diadakan setelah pertemuan antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (9/11). Prabowo, yang sedang berada di China hingga hari Minggu, menjadikan negara ini sebagai tujuan kunjungan pertama setelah dilantik, menandai China sebagai mitra strategis yang penting bagi Indonesia.

Pada pertemuan tersebut, kedua negara sepakat untuk memperkuat kerja sama di sektor-sektor seperti kendaraan energi terbarukan, baterai litium, photovoltaics, dan ekonomi digital. Selain itu, kedua negara berjanji untuk memperkuat kemitraan dalam peralihan energi global serta menjamin keamanan pasokan mineral dan mata rantai pasokan industri.

Dalam pernyataan terpisah, Prabowo menyampaikan keyakinannya bahwa kerja sama yang erat antara Indonesia dan China akan berkontribusi pada stabilitas kawasan. “Kita harus memberi contoh di masa kini, kerja sama, dan bukan konfrontasi, merupakan jalur menuju perdamaian dan kemakmuran,” kata Prabowo, sambil menegaskan komitmen Indonesia untuk mendukung investor China.

Pada hari Minggu, perusahaan bahan baterai China, GEM, menandatangani kesepakatan dengan PT Vale Indonesia untuk membangun pabrik pelindian asam bertekanan tinggi di Sulawesi guna mengamankan sumber nikel. Prabowo turut menyaksikan penandatanganan tersebut. Industri nikel Indonesia, yang merupakan produsen terbesar di dunia, dikuasai oleh perusahaan-perusahaan China seperti Tsingshan Holding Group dan Zhejiang Huayou Cobalt.

Di sektor teknologi, perusahaan GoTo Gojek Tokopedia Indonesia menandatangani kesepakatan dengan Tencent dan Alibaba dari China untuk mengembangkan layanan cloud dan memperkuat talenta digital di Indonesia, menurut Reuters.

Kedua negara juga sepakat untuk memberlakukan aturan visa baru, termasuk visa jangka panjang dan multi-entry, serta meningkatkan jumlah penerbangan langsung berdasarkan permintaan. Selain itu, beberapa persetujuan kerja sama lainnya yang ditandatangani selama lawatan Prabowo mencakup kerja sama di sektor perumahan dan ekspor kelapa dari Indonesia ke China.

Sumber: voaindonesia.com
Editor: Saibansah