
J5NEWSROOM.COM, Karimun – Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kabupaten Karimun (APMKK) melaksanakan unjuk rasa di Kantor Bupati Karimun, Jumat (27/3/2026).
Para mahasiswa Kabupaten Karimun yang kuliah di Pekanbaru dan Tanjungpinang tersebut datang ke kantor Bupati Karimun dengan menggunakan kendaraan bermotor roda dua sekitar pukul 14.30 WIB dengan membawa satu lembar spanduk yang bertuliskan, “Evaluasi Kebijakan Kabupaten Karimun”.
Meski cuaca pada saat itu cukup panas, lebih satu jam para mahasiswa tersebut menggelar aksi demo dengan suara lantang dan tetap bersemangat bergantian melakukan orasi dengan pengawalan polisi dari Polres Karimun sebelum diterima berdialog oleh Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole.
“Kami hari ini datang ke kantor Bupati Karimun dengan satu tujuan meminta evaluasi kebijakan yang dirasakan kurang efektif bagi masyarakat kabupaten Karimun ini,” kata Koordinator Perwakilan Mahasiswa Karimun, Okta Alamsyah.
Dalam aksinya itu, mereka menyampaikan 5 tuntutan. Yaitu, 1. Reformasi tata kelola beasiswa daerah. 2. Audit lingkungan dan pengelolaan Sumber daya alam berkelanjutan, 3. Reformasi pelayanan kesehatan daerah, 4. Kebijakan penyerapan dan perlindungan tenaga kerja lokal. 5. Pemerataan infrastruktur dasar, konektivitas wilayah dan penyelesaian proyek strategis daerah.
Setelah berpanas-panasan melaksanakan orasi di depan halaman kantor Bupati, para mahasiswa diajak Sekda Karimun, Djunaedy yang menyampaikan bahwa Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole siap berdialog dengan para mahasiswa di ruang rapat cempaka putih kantor bupati.
Namun ajakan berdialog ke ruang cempaka putih ditolak dan para mahasiswa hanya ingin dialog sama wakil bupati di depan pintu masuk utama kantor bupati sambil duduk lantai di lantai.
Dalam dialog dengan wakil bupati Karimun tersebut, Raja Pradigjaya, perwakilan mahasiswa menyampaikan maksud dan tujuan serta tuntutan para mahasiswa seperti yang disampaikan dalam orasi sebelumnya.
Rocky Marciano Bawole yang didampingi Djunaedy, Kapolsek Meral, AKP Adi Candra serta Kepala OPD terkait menyampaikan Pemkab Karimun sangat menyambut baik kehadiran para pemuda mahasiswa Kabupaten Karimun (APMKK) yang saat ini sedang kuliah di Pekanbaru dan Tanjungpinang datang ke kantor bupati.
Wabup mengatakan, sebenarnya Pemkab Karimun sudah menyiapkan tempat yang baik untuk berdialog di dalam ruang cempaka putih kantor bupati, tapi karena para rekan mahasiswa maunya di depan pintu masuk utama kantor bupati sambil duduk santai di lantai, kami juga tak masalah duduk bersama mahasiswa di lantai.
“Kami tidak anti kritik, jika ada persoalan di Kabupaten Karimun dan siapa saja yang kurang puas sesuai dengan data silahkan sampaikan, mungkin ada kebijakan yang kurang berpihak atau kurang pas, silahkan sampaikan,” ujar Wabup Rocky Marciano Bawole.
Rocky mengungkapkan, tahun anggaran 2026 ini sudah dianggarkan untuk beasiswa dan termasuk juga untuk renovasi asrama dan mes mahasiswa yang di Pekanbaru dan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah kabupaten Karimun terhadap para mahasiswa.
“Yang penting niatnya bukan untuk mencari kesalahan dan niatnya semua untuk berbuat baik bagi kemajuan kabupaten Karimun ke depan,” tutup Wabup Rocky Marciano Bawole.
Aksi unjuk rasa para mahasiswa yang tergabung dalam APMKK tersebut akhirnya ditutup dengan penandatanganan poin tuntutan mahasiswa oleh wabup Karimun dan perwakilan mahasiswa serta foto bersama.
Editor: Agung
