Kapten Zulmi Gugur di Lebanon, Sosok Religius Prajurit Kopassus Dikenang Keluarga

Keluarga menunjukan kiriman foto dari Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, prajurit asal Kota Cimahi, Jawa Barat yang gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon. (Foto: Ist)

J5NEWSROOM.COM, Cimahi – Kabar duka datang dari misi perdamaian dunia. Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, prajurit TNI dari satuan Kopassus, gugur saat menjalankan tugas di Lebanon pada Senin, 30 Maret 2026 waktu setempat.

Almarhum merupakan bagian dari Satgas Yonmek XXIII-S yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Saat kejadian, ia tengah menjalankan tugas pengawalan konvoi di wilayah Lebanon Selatan dalam rangka mendukung operasi perdamaian.

Kapten Zulmi dikenal sebagai anggota Grup 2 Kopassus/Para Komando yang berasal dari Cimahi, Jawa Barat. Ia tergabung dalam Kontingen Garuda dan telah bertugas di Lebanon selama kurang lebih satu tahun, dengan rencana kembali ke Indonesia pada Mei 2026. Namun takdir berkata lain, ia gugur sebelum masa tugasnya berakhir.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih berusia 5 dan 1 tahun. Pihak keluarga mengenangnya sebagai sosok yang baik, sederhana, dan religius.

“Almarhum itu kebanggaan keluarga. Baik banget dan rajin,” ujar sepupunya, Risman Efendi.

Semasa hidup, Kapten Zulmi dikenal taat beribadah. Bahkan sebelum kembali menjalankan tugasnya, ia sempat menunaikan ibadah umrah pada Januari 2026 bersama istrinya. Kerinduannya terhadap keluarga, terutama kedua anaknya, juga sempat ia ungkapkan dalam komunikasi terakhir.

Pihak keluarga sempat kehilangan kontak pada Senin pagi, sebelum akhirnya menerima kabar duka pada keesokan harinya setelah muncul informasi adanya ledakan di Lebanon Selatan.

Tak hanya keluarga, warga sekitar juga mengenang almarhum sebagai pribadi yang saleh dan membanggakan. Ia dikenal sebagai salah satu putra daerah yang berhasil menjadi prajurit TNI dan mengemban tugas internasional dalam misi perdamaian.

Saat ini, jenazah Kapten Zulmi masih berada di rumah sakit di Lebanon dan keluarga berharap proses pemulangan ke Tanah Air dapat segera dilakukan agar dapat dimakamkan di kampung halamannya.

Editor: Agung