Petugas Haji Sigap Sediakan Kursi Roda untuk Jemaah Lansia di Makkah

Jemaah haji lansia yang dilayani oleh petugas PPIH Arab Saudi 2026 dengan kursi roda di Masjidil Haram Makkah. (Foto: MCH PPIH Arab Saudi 2026)

J5NEWSROOM.COM, Madinah – Petugas haji menunjukkan kesiapsiagaan dan kepedulian tinggi dalam melayani jemaah lanjut usia (lansia) serta penyandang disabilitas, khususnya saat proses perpindahan dari area ibadah menuju sarana transportasi.

Pelayanan ini dioptimalkan guna memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan.

Di sejumlah titik layanan, seperti Bir Ali dan Terminal Hijrah, petugas terlihat sigap membantu jemaah lansia dan disabilitas. Mereka didampingi menggunakan kursi roda hingga naik ke bus, bahkan dalam kondisi tertentu petugas membantu dengan menggendong jemaah.

Langkah tersebut merupakan bagian dari skema pelayanan khusus yang telah disiapkan sejak awal kedatangan jemaah.

Perwakilan tugas dan fungsi (tusi) lansia dan disabilitas di Sektor Bir Ali dan Terminal Hijrah, Farid Supriadi, mengatakan bahwa koordinasi lintas tim menjadi faktor penting dalam memastikan layanan berjalan optimal.

Menurut Farid, dukungan dari tim lain, termasuk Linjam, sangat membantu dalam memastikan jemaah lansia dan disabilitas memperoleh layanan terbaik.

Ia menjelaskan, perhatian khusus diberikan kepada jemaah lansia dengan kondisi fisik terbatas. Dalam beberapa kasus, mereka dianjurkan untuk tidak turun dari bus di titik tertentu guna menghindari kelelahan berlebih.

Meski demikian, bagi jemaah yang tetap ingin turun untuk beribadah, petugas telah menyiapkan mekanisme pendampingan yang aman, seperti penggunaan kursi roda maupun kendaraan golf car dari area parkir menuju masjid.

Farid menambahkan, pihaknya bersama tim Linjam telah melakukan pemetaan kebutuhan layanan secara menyeluruh, termasuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan.

Selain itu, komunikasi intensif juga dilakukan dengan seluruh petugas pelayanan guna memastikan kondisi kesehatan dan jumlah jemaah lansia serta disabilitas dapat terpantau dengan baik.

Dengan sinergi antar petugas serta perencanaan yang matang, diharapkan pelayanan bagi jemaah lansia dan penyandang disabilitas terus meningkat, sehingga mereka dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan khusyuk.

Editor: Saibansah Dardani