
J5NEWSROOM.COM, Karimun – Bupati Karimun, Iskandarsyah, memastikan Kabupaten Karimun siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Provinsi Kepulauan Riau yang akan berlangsung pada 2–9 Juli 2026.
Menurut Iskandarsyah, penyelenggaraan ajang olahraga pelajar terbesar di Provinsi Kepulauan Riau tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat citra dan branding Kabupaten Karimun di tingkat provinsi.
“Ajang POPDA ke-X ini kami maknai sebagai jalan strategis untuk memperkuat posisi Karimun agar lebih dikenal luas. Perhelatan ini merupakan bagian dari upaya kami memperkenalkan Bumi Berazam, baik dari sisi potensi investasi maupun pesona pariwisata,” ujar Iskandarsyah dalam konferensi pers di Rumah Dinas Bupati Karimun, Sabtu (27/6/2026).
Selain menjadi sarana promosi daerah, penyelenggaraan POPDA X juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran ribuan atlet, ofisial, keluarga kontingen, dan tamu diperkirakan akan meningkatkan perputaran ekonomi di Kabupaten Karimun.
“Penyelenggaraan POPDA diperkirakan mampu menghasilkan perputaran uang hingga sekitar Rp4,2 miliar selama kegiatan berlangsung,” katanya.
Bupati mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan penjualan. Namun, ia mengingatkan agar para pelaku usaha tidak mengambil keuntungan secara berlebihan dengan menaikkan harga.
“Kami meminta seluruh elemen masyarakat mendukung penuh kegiatan ini. Khusus kepada pelaku UMKM, jangan menaikkan harga kepada tamu yang datang. Mari kita tunjukkan bahwa Karimun adalah tuan rumah yang baik, ramah, dan jujur,” ujarnya.
Dari sisi prestasi, Iskandarsyah berharap kontingen Kabupaten Karimun mampu memperbaiki capaian pada POPDA sebelumnya. Jika pada edisi terakhir Karimun berada di peringkat kelima, tahun ini pemerintah daerah menargetkan masuk tiga besar.
Beberapa cabang olahraga yang diharapkan menjadi lumbung medali bagi Karimun antara lain sepak bola, bola voli, tenis lapangan, dan bola basket.
Meski demikian, Iskandarsyah menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin memberikan tekanan berlebihan kepada para atlet yang masih berstatus pelajar.
“Yang terpenting mereka dapat bertanding dengan semangat, sportif, dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Prestasi tentu menjadi target, tetapi proses pembinaan atlet muda juga harus menjadi perhatian,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan moral, Bupati bersama Wakil Bupati Karimun dijadwalkan bertemu seluruh atlet kontingen Karimun pada Senin (29/6/2026) untuk memberikan motivasi menjelang pertandingan.
Pada kesempatan itu, Bupati juga kembali memperkenalkan maskot resmi POPDA X Kepri, “Wak Udang”. Maskot tersebut mengusung karakter udang berwarna merah yang melambangkan keberanian dan ketangguhan masyarakat pesisir, dipadukan dengan tanjak sebagai simbol identitas budaya Melayu.
Menanggapi masukan kalangan jurnalis terkait keterbukaan informasi selama pelaksanaan POPDA, Pemerintah Kabupaten Karimun berkomitmen menyediakan fasilitas pendukung peliputan, termasuk Media Center.
Keberadaan Media Center diharapkan dapat mempermudah penyampaian informasi mengenai jadwal pertandingan, hasil pertandingan, serta klasemen perolehan medali secara cepat, akurat, dan transparan kepada masyarakat.
Editor: Agung
