Imam Besar FPI Pusat Habib Rizieq Shihab Safari Dakwah di Batam

Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI), Habib Husein Rizieq Shihab mengawali safari dakwahnya di Provinsi Kepri di Batam. (Foto: Daulay)

J5NEWSROOM.COM, Batam – Ratusan umat Islam memadati Masjid Sukajadi, Batam Center, Sabtu (18/7/2026) malam untuk mengikuti tabligh akbar yang menghadirkan Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI), Habib Husein Rizieq Shihab. Jamaah mulai berdatangan sejak usai shalat Isya hingga memenuhi area masjid.

Dalam tausiyahnya, Habib Rizieq mengajak umat Islam untuk terus meningkatkan penguasaan ilmu agama dengan meneladani semangat para ulama terdahulu, termasuk para imam mazhab. Menurut dia, kemajuan teknologi yang memudahkan akses terhadap berbagai sumber ilmu semestinya diiringi dengan peningkatan kualitas keilmuan.

Ia mencontohkan perjuangan para imam mazhab yang harus menempuh perjalanan panjang untuk memperoleh hadis maupun kitab. Namun, kata dia, keterbatasan sarana pada masa itu justru melahirkan ulama dengan penguasaan ilmu yang mendalam.

“Kalau dulu para imam mazhab menghadapi kesulitan yang luar biasa hanya untuk mendapatkan satu hadis atau kitab, namun mereka mampu melahirkan ulama-ulama dengan keilmuan yang komprehensif. Kenapa di zaman sekarang, saat akses ilmu begitu mudah di genggaman, justru sedikit atau bahkan tidak ada yang keilmuannya setingkat mereka?” ujar Habib Rizieq.

Menurut Habib Rizieq, keberkahan ilmu tidak hanya ditentukan oleh kemudahan memperoleh informasi, tetapi juga oleh upaya menjaga akhlak dan menjauhi perbuatan maksiat. Ia mengutip pesan Imam Syafi’i, “Al-ilmu nurun wa nurullah la yuhda lil ma’shi” yang berarti ilmu adalah cahaya dan cahaya Allah tidak diberikan kepada pelaku maksiat.

Dalam kesempatan itu, Habib Rizieq juga menyinggung pentingnya penguatan nilai-nilai agama sebagai benteng moral generasi muda. Ia menyampaikan penolakannya terhadap gerakan LGBT dan menilai penguatan pendidikan agama serta ketegasan moral menjadi bagian dari ikhtiar menjaga generasi.

Panitia turut mengumumkan bahwa rangkaian safari dakwah Habib Rizieq akan berlanjut di Masjid Agung Raja Hamidah, Batam Center. Kegiatan tabligh akbar tersebut berakhir menjelang tengah malam.

Usai menggelar tabligh akbar di Batam, Habib Rizieq dijadwalkan melanjutkan safari dakwah ke Tanjungpinang sebelum meneruskan perjalanan ke Kabupaten Karimun dan kembali ke Jakarta.

Panitia menyebut kunjungan Habib Rizieq ke Provinsi Kepulauan Riau merupakan bagian dari agenda silaturahim dan dakwah bersama para habaib, ulama, tokoh agama, serta masyarakat Muslim. Menurut panitia, kegiatan tersebut bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat semangat dakwah, serta meningkatkan kepedulian umat terhadap nilai-nilai keislaman.

Salah seorang mantan deklarator Front Persaudaraan Indonesia Kepulauan Riau mengapresiasi terselenggaranya safari dakwah tersebut. Menurut dia, kehadiran Habib Rizieq menjadi momentum untuk memperkuat semangat para dai dan ulama dalam menyampaikan dakwah amar makruf nahi mungkar melalui cara-cara yang damai sesuai ajaran Islam.

Ia mengatakan, panitia juga memandang safari dakwah tersebut membawa pesan penguatan akhlak, persatuan umat, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara. Menurutnya, ajakan membangun “revolusi mental” dimaknai sebagai upaya menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan akhlak yang baik.

Sejumlah ulama yang hadir menilai silaturahim antartokoh agama memiliki kedudukan penting dalam Islam. Mereka mengingatkan pentingnya dakwah yang mengedepankan hikmah, nasihat yang baik, serta dialog dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Mereka juga menegaskan bahwa amar makruf nahi mungkar perlu dijalankan sesuai tuntunan syariat, dengan mengedepankan kebijaksanaan serta menghormati ketentuan hukum yang berlaku. Dakwah, menurut mereka, tidak hanya diwujudkan melalui ceramah, tetapi juga melalui keteladanan, kejujuran, kepedulian sosial, dan penguatan persaudaraan di tengah masyarakat.

Sementara itu, pengamat sosial keagamaan menilai safari dakwah yang menghadirkan tokoh nasional tidak hanya menjadi forum keagamaan, tetapi juga dapat menjadi ruang memperkuat solidaritas sosial, dialog, dan partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Panitia menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, relawan, dan masyarakat yang mendukung pelaksanaan kegiatan sehingga berlangsung aman dan tertib. Mereka berharap rangkaian safari dakwah di Tanjungpinang dan Karimun juga dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Safari dakwah tersebut diawali dengan silaturahim Habib Rizieq bersama masyarakat Pulau Rempang. Selanjutnya, ia menyampaikan tausiyah di sejumlah masjid di Batam, termasuk Masjid Raja Hamidah dan Masjid Nur Ilahi di Tanjung Uma. Dalam kunjungan itu, Habib Rizieq juga meresmikan Masjid Nur Ilahi yang baru selesai dibangun.

Panitia berharap rangkaian safari dakwah di Kepulauan Riau dapat menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat persaudaraan, serta mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis di tengah keberagaman.

Editor: Agung