
J5NEWSROOM.COM, Lingga – Pemerintah Kabupaten Lingga mulai mengoperasikan kelas jauh SMP Desa Cempa di Dusun Tukul, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Bakung Serumpun, sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat di wilayah terpencil.
Kehadiran kelas jauh tersebut diharapkan menjadi solusi atas kendala yang selama ini dihadapi warga dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah pertama. Jarak tempuh yang cukup jauh serta keterbatasan sarana transportasi membuat banyak lulusan sekolah dasar di Dusun Tukul kesulitan mengakses layanan pendidikan.
Dengan beroperasinya kelas jauh SMP Desa Cempa, para siswa kini dapat mengikuti proses belajar mengajar lebih dekat dengan tempat tinggal mereka tanpa harus menempuh perjalanan jauh setiap hari.
Selain mempermudah akses pendidikan, keberadaan kelas jauh ini juga diharapkan dapat menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan semangat belajar peserta didik di wilayah tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Lingga, Jhoni Indra, mengatakan pembukaan kelas jauh SMP Desa Cempa merupakan aspirasi masyarakat yang telah lama diperjuangkan.
“Keberadaan sekolah jauh ini sudah lama dinantikan masyarakat. Alhamdulillah, tahun ini dapat direalisasikan dan mulai dioperasikan. Kami berharap ini menjadi awal kemajuan pendidikan di Kecamatan Bakung Serumpun sekaligus memastikan setiap anak memperoleh hak yang sama atas pendidikan tanpa terkendala jarak,” ujar Jhoni.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lingga berencana meningkatkan status kelas jauh tersebut menjadi Unit Sekolah Baru (USB) guna memperkuat layanan pendidikan di Kecamatan Bakung Serumpun.
“Saat ini kami juga sedang menyiapkan dan mencari lahan yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan Unit Sekolah Baru,” katanya.
Pemkab Lingga berharap pengoperasian kelas jauh SMP Desa Cempa dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kecamatan Bakung Serumpun serta memastikan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terpencil.
Editor: Agung
