Semester I-2026, Pelindo Multi Terminal Tanjungpinang Layani 1,13 Juta Penumpang

Pelayanan di terminal penumpang domestik pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang. (Foto: PWI Tanjungpinang)

J5NEWSROOM.COM, Tanjungpinang – PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjungpinang mencatat pertumbuhan positif pada layanan bongkar muat barang dan penumpang sepanjang semester I-2026.

Peningkatan tersebut sejalan dengan aktivitas logistik dan mobilitas masyarakat di Kepulauan Riau yang terus bergerak hingga pertengahan tahun.

Pada layanan ‘general and bag cargo’, arus barang yang ditangani Pelindo Multi Terminal Branch Tanjungpinang mencapai 186.021 ton/meter kubik. Angka ini meningkat 15,84 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat 160.578 ton/meter kubik.

Produktivitas pelayanan pada segmen tersebut mencapai 370 ton per kapal per hari atau ton/ship/day (T/S/D). Capaian ini didukung pengelolaan kegiatan operasional serta pemanfaatan fasilitas pelabuhan secara optimal.

Kinerja positif juga terlihat pada layanan curah cair. Hingga Juni 2026, arus curah cair mencapai 13.512 ton atau tumbuh 9,10 persen dibandingkan semester I-2025 yang berada di angka 12.385 ton.

Produktivitas pelayanan curah cair tercatat 372 T/S/D. Capaian tersebut didukung penerapan standar operasional, koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja dalam kegiatan bongkar muat.

Sementara itu, jumlah penumpang yang dilayani Pelindo Multi Terminal Branch Tanjungpinang selama semester I-2026 mencapai 1.133.299 orang.

Jumlah tersebut meningkat 4,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 1.087.752 penumpang.

Peningkatan jumlah penumpang menunjukkan pentingnya Pelabuhan Tanjungpinang dalam mendukung konektivitas antar pulau serta mobilitas masyarakat di Kepulauan Riau.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Tanjungpinang Adyttia Dusmara mengatakan, pertumbuhan arus barang dan penumpang menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

“Kami terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan proses operasional, pemanfaatan fasilitas pelabuhan secara optimal, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia,” kata Adyttia.

Menurut dia, aspek keselamatan dan kesehatan kerja juga menjadi perhatian utama dalam setiap kegiatan operasional.

Hal itu dilakukan agar pelayanan kepada pengguna jasa, baik pada layanan barang maupun penumpang, dapat berlangsung aman, tertib, dan andal.

Adyttia mengatakan, berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan menjaga kualitas layanan sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik dan konektivitas transportasi laut di Kepulauan Riau.

Kinerja tersebut juga menjadi bagian dari agenda strategis Danantara Indonesia dalam mendorong penguatan kinerja dan kontribusi badan usaha milik negara (BUMN) melalui layanan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian.

Editor: Alia Safira