Tradisi Bahari Jadi Daya Tarik Wisata: Lebih dari 500 Peserta Ikuti Lomba Perahu Jong di Bintan

Masyarakat gembira nonton lomba Jong dalam Festival Pantai Wan Seri Beni 2026 di Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan. (Foto: Harjo/BATAMTODAY)

J5NEWSROOM.COM, Bintan- Lebih dari 500 peserta mengikuti Lomba Jong dalam Festival Pantai Wan Seri Beni 2026 di Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).

Tingginya jumlah peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa permainan tradisional masyarakat pesisir tersebut masih memiliki daya tarik sekaligus berpotensi dikembangkan sebagai atraksi wisata berbasis budaya bahari.

Festival Pantai Wan Seri Beni tahun ini merupakan penyelenggaraan keempat. Selain dari Bintan, peserta lomba datang dari Tanjungpinang, Batam, serta sejumlah wilayah kepulauan di sekitar Bintan.

Perlombaan berlangsung di kawasan Pantai Wan Seri Beni pada Sabtu (29/8/2026). Para peserta mengadu kecepatan jong, yakni miniatur perahu layar tanpa awak yang bergerak dengan memanfaatkan tenaga angin.

Jong memiliki sejumlah kategori ukuran dan telah lama menjadi bagian dari tradisi masyarakat pesisir Bintan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika yang membuka kegiatan tersebut mengapresiasi konsistensi Desa Sebong Pereh dalam menyelenggarakan festival.

Menurut Ronny, lomba jong tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki nilai budaya dan potensi ekonomi yang dapat dikembangkan.

“Lomba jong ini bukan sekadar permainan dan kompetisi, tetapi juga warisan budaya bahari yang harus terus dilestarikan,” kata Ronny di Pantai Wan Seri Beni, Sabtu.

Ia mengatakan kegiatan tersebut juga memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. Selama festival berlangsung, sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membuka lapak di sekitar lokasi kegiatan.

“Dari sisi ekonomi masyarakat, ada UMKM kita yang berjejer di samping, hingga promosi pariwisata daerah,” ujar Ronny.

Keikutsertaan lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah dinilai memperkuat posisi lomba jong sebagai kegiatan budaya yang tidak hanya diminati masyarakat setempat.

Peserta dari Tanjungpinang, Batam, dan wilayah kepulauan lainnya turut datang ke Bintan untuk mengikuti perlombaan.

Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang untuk mengembangkan Festival Pantai Wan Seri Beni sebagai salah satu atraksi wisata budaya.

Perpaduan antara tradisi bahari, suasana pantai, dan keterlibatan masyarakat dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Bintan.

Selain peserta, kehadiran penonton dari luar daerah juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, terutama pelaku UMKM yang menjajakan berbagai produk selama kegiatan berlangsung.

Kepala Desa Sebong Pereh Bahari mengaku bersyukur atas antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Festival Pantai Wan Seri Beni 2026.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Bintan dan sektor swasta.

“Kami berharap kegiatan ini dapat ditingkatkan skalanya dengan dukungan bersama dari pemerintah daerah maupun pihak swasta, sehingga Festival Pantai Wan Seri Beni bisa menjadi event yang lebih besar dan menarik lebih banyak wisatawan,” ujar Bahari.

Menurut dia, festival tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang silaturahmi masyarakat serta tempat bagi generasi muda untuk mengenal budaya pesisir.

Anak-anak dan kaum muda, kata Bahari, dapat melihat secara langsung tradisi jong yang selama ini hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Ia berharap Festival Pantai Wan Seri Beni dapat masuk dalam agenda tahunan pariwisata Kabupaten Bintan sehingga penyelenggaraannya dapat dilakukan secara lebih terencana dan berkelanjutan.

Lomba jong merupakan salah satu tradisi masyarakat pesisir Bintan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Festival Pantai Wan Seri Beni menunjukkan bahwa permainan tradisional tersebut masih mampu menarik minat masyarakat dari berbagai daerah.

Jika dikembangkan secara konsisten, lomba jong tidak hanya dapat menjadi sarana pelestarian budaya Melayu pesisir, tetapi juga menjadi bagian dari promosi pariwisata Bintan.

Kolaborasi pemerintah daerah, masyarakat, komunitas budaya, pelaku UMKM, dan sektor swasta diperlukan agar kegiatan tersebut dapat berkembang tanpa kehilangan nilai tradisinya.

Dengan jumlah peserta yang mencapai lebih dari 500 orang, Festival Pantai Wan Seri Beni 2026 memperlihatkan bahwa budaya bahari masih memiliki ruang untuk tumbuh dan menjadi daya tarik wisata di Bintan.

Editor: Alia Safira