
J5NEWSROOM.COM, Jakarta – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, meluncurkan komunitas Sa’i Walk & Run dalam kegiatan jalan dan lari bersama yang digelar di kawasan Kantor Kementerian Haji dan Umrah RI, Ahad (19/4/2026) pagi.
Kegiatan diawali pukul 05.00 WIB dengan salat subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan kajian subuh yang dipimpin langsung oleh Dahnil. Setelah itu, acara Sa’i Walk & Run dibuka secara simbolis melalui pelepasan balon sebagai penanda dimulainya gerakan hidup sehat berbasis nilai ibadah.
Dalam sambutan sekaligus kajiannya, Dahnil menegaskan bahwa Sa’i Walk & Run bukan sekadar aktivitas olahraga. Ia menyebut kegiatan ini bertumpu pada tiga pilar utama, yakni salat subuh berjamaah sebagai bentuk ibadah, kajian subuh untuk penguatan spiritual, serta jalan dan lari bersama sebagai aktivitas fisik.
“Sa’i Walk & Run ini bukan hanya soal lari. Kuncinya ada pada tiga aktivitas utama: salat subuh berjamaah, kajian subuh, dan kemudian ditutup dengan jalan dan lari bersama,” ujar Dahnil.
Ia menjelaskan, konsep tersebut terinspirasi dari rukun haji, yaitu sa’i, yang mencerminkan semangat ikhtiar, ketekunan, dan ketahanan fisik dalam beribadah.
Dahnil juga menekankan pentingnya istithaah kesehatan sebagai salah satu syarat utama dalam pelaksanaan ibadah haji. Menurut dia, kesiapan fisik menjadi faktor penting agar jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan optimal.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun kesadaran bahwa kesehatan adalah bagian dari istithaah. Tanpa kondisi fisik yang baik, ibadah haji tidak bisa dijalankan secara maksimal,” katanya.
Kegiatan Sa’i Walk & Run tidak hanya diikuti pegawai Kementerian Haji dan Umrah, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum melalui pendaftaran gratis. Antusiasme masyarakat disebut tinggi, seperti terlihat pada pelaksanaan sebelumnya di Semarang.
“Seperti di kota sebelumnya yakni Semarang, respons masyarakat sangat besar, namun kuota peserta tetap kami batasi sekitar 80 orang agar kegiatan berjalan optimal,” ujarnya.
Melalui peluncuran komunitas ini, Kementerian Haji dan Umrah berharap dapat mendorong pola hidup sehat yang selaras dengan nilai spiritual, sekaligus mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia.
Editor: Saibansah Dardani
