
J5NEWSROOM.COM, Makkah – Kabar keberangkatan Walikota Batam yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad bersama istrinya Erlita Rahim naik haji jalur reguler, terdengar para wartawan nasional di Kota Suci Makkah.
Apalagi, orang nomor satu di Pemerintah Kota Batam itu berangkat haji melalui jalur reguler, bukan berhaji dengan fasilitas bintang lima bertarif ratusan juta, bahkan miliaran rupiah. Inilah yang menarik dari sosok Amsakar Achmad.
Maka, begitu tiba di tanah suci Mekkah, Jumat 22 Mei 2026, sejumlah wartawan nasional yang bertugas menjadi MCH (Media Center Haji) PPIH Arab Saudi 2026 pun menemuinya di Hotel Moro Al Alameyah kawasan Syisyah.
Ada wartawan Metro TV Mahmud Ikhsan Fauzi, wartawan TV One Aditya Nugroho, Pemimpin Redaksi Suara Merdeka Agus Toto Widyatmoko dan wartawan Times Indonesia Ahmad Nuril Fahmi.
Mereka bertemu Walikota Batam itu bersama dengan Pemimpin Redaksi J5NEWSROOM.COM yang juga Petugas MCH 2026 Saibansah Dardani. Dan ada juga wartawan senior dari Kepri yang juga mantan Ketua PWI (Persatun Wartawan Indonesia) Provinsi Kepri Ramon Damora.

“Layanan para petugas haji Indonesia sekarang ini bagus dan responsif,” ujar Amsakar Achmad menjawab pertanyaan mengenai kinerja para petugas haji angkatan pertama Kemeterian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI.
Ditanya mengapa memilih naik haji jalur reguler, tidak haji dengan fasilitas ‘bintang lima’, Walikota Batam ini mengungkapkan, dirinya sudah terbiasa dengan layanan biasa bersama masyarakat umumnya.
“Saya sudah biasa dengan pelayanan fasilitas umum biasa,” ungkap walikota yang dekat dengan wartawan sejak masih menjabat sebagai Humas Pemko Batam.
Sementara itu, wartawan Metro TV Mahmud Ikhsan Fauzi mengatakan, dirinya tertarik mewawancarai Amsakar Achmad karena kesederhanaannya dan mau berhaji melalui jalur reguler bersama rakyatnya.
“Ini bukti bahwa Amsakar adalah sosok walikota yang merakyat, tidak risih berbaur dengan jemaah haji reguler,” ujar Mahmud yang menjadi wartawan andalan liputan haji di Metro TV.
Ditambahkan Mahmud, dirinya menyampaikan apresiasi karena Walikota Batam yang baru saja melakukan perjalanan melelahkan selama 10 jam, dan menunggu jadwal umrah wajib pukul 11 malam waktu Arab Saudi, tetapi masih bersedia untuk melayani wawancara wartawan.
Editor: Saibansah Dardani
