
J5NEWSROOM.COM, Makkah – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, berharap dana nilai manfaat wakaf Baitul Asyi yang diterima jemaah haji asal Aceh dapat dimanfaatkan di daerah asal mereka.
Harapan itu disampaikan Dahnil setelah mengunjungi hotel tempat menginap jemaah haji Indonesia asal Aceh di Burj Al Wahda Almutamayiz Hotel, sektor 6 Makkah, Jumat (22/5/2026).
Menurut Dahnil, penggunaan dana tersebut di Indonesia, khususnya di Aceh, dinilai akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Ia mengatakan, dana wakaf itu tidak hanya dapat membantu kebutuhan hidup para jemaah, tetapi juga berpotensi mendukung berbagai aktivitas ekonomi masyarakat di Aceh.
Dahnil juga menilai Aceh memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekosistem haji nasional. Sebagai wilayah Indonesia yang paling dekat dengan Tanah Suci, Aceh disebut memiliki peluang menjadi pusat ekonomi haji.
“Karena jarak terdekat ke Makkah adalah Aceh, maka Aceh dikenal sebagai Serambi Makkah,” ujar Dahnil.
Ia menambahkan, Kementerian Haji dan Umrah tengah mendorong penguatan ekosistem haji, termasuk dari sektor pangan, pertanian, hingga sektor pendukung lainnya. Dalam pengembangan tersebut, Aceh diharapkan dapat menjadi salah satu pusat atau hub ekonomi haji Indonesia.
Menurut Dahnil, penguatan ekosistem haji di Aceh diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.
Editor: Saibansah Dardani
