
J5NEWSROOM.COM, Jakarta – Swarna Dwipa Institute (SDI) memberikan penghargaan kepada Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) Dr. Ariawan sebagai ‘Tokoh Muda Jurnalistik Kreatif’.
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Dialog Kebangsaan untuk Negeri bertema “Kedaulatan Indonesia dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat” di Gould Coffee & Eatery, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Sabtu (22/8/2026).
Apresiasi itu diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kiprah Ariawan dalam mendorong perkembangan jurnalistik yang dinilai adaptif dan inovatif di tengah perubahan teknologi serta pola konsumsi informasi masyarakat.
Pendiri SDI Frans Immanuel Saragih mengatakan, kreativitas menjadi salah satu kemampuan penting yang dibutuhkan jurnalis di tengah perubahan lanskap media.
Menurut dia, jurnalis tidak cukup hanya menyampaikan informasi secara cepat. Karya jurnalistik juga harus mampu menyajikan fakta secara akurat dan menarik sehingga mudah dipahami masyarakat.
“Sosok Dr. Ariawan dinilai merepresentasikan semangat tersebut. Kiprahnya menjadi bagian dari dinamika generasi muda yang berupaya menempatkan kreativitas sebagai kekuatan dalam menghasilkan karya jurnalistik yang memiliki nilai informasi sekaligus memberi perspektif kepada publik,” kata Frans.
Frans mengatakan, penghargaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong regenerasi di dunia jurnalistik.
Kehadiran generasi muda, kata dia, diperlukan untuk memperkaya perspektif media sekaligus menjaga profesionalisme pers di tengah derasnya arus informasi digital.
Menurut Frans, perkembangan teknologi membuat informasi dapat menyebar dalam hitungan detik. Namun, kecepatan tidak boleh mengesampingkan prinsip dasar jurnalistik.
“Verifikasi, akurasi, independensi, dan kemampuan membaca konteks tetap menjadi fondasi yang menentukan kualitas sebuah karya jurnalistik,” ujarnya.
Karena itu, penghargaan kepada Ariawan diharapkan tidak hanya menjadi apresiasi secara personal, tetapi juga mendorong jurnalis muda lainnya untuk terus menghasilkan karya dan berkontribusi terhadap perkembangan pers Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, SDI juga memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh dari berbagai bidang.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mendapat penghargaan sebagai ‘Tokoh Muda Peduli Buruh’. Sementara Dr. Hendrajit menerima penghargaan sebagai ‘Tokoh Outstanding Geopolitical Thinker & Strategic Nation-Building Contributor’.
Penghargaan lainnya diberikan kepada Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat sebagai ‘Tokoh Pergerakan Indonesia: Pelopor Kedaulatan Ekologis & Kesejahteraan Rakyat’.
Adapun Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendapat penghargaan sebagai ‘Tokoh Transformasi Koperasi Modern Indonesia’.
Frans mengatakan, SDI berupaya menjadikan dialog, pertukaran gagasan, dan keterlibatan generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan kebangsaan yang terbuka dan konstruktif.
Dalam konteks jurnalistik, ia berharap penghargaan tersebut dapat memotivasi generasi muda untuk memadukan kreativitas dengan integritas, kemampuan beradaptasi, serta tanggung jawab kepada publik.
“Kiprah Dr. Ariawan sebagai Tokoh Muda Jurnalistik Kreatif diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lahirnya lebih banyak karya jurnalistik berkualitas serta mendorong generasi muda untuk menjadikan pers sebagai ruang pengabdian, edukasi, dan penyampaian gagasan bagi masyarakat,” kata Frans.
Editor: Alia Safira
