Perkembangan Nilai Rupiah dan Aliran Modal Asing Minggu Terakhir Februari 2025

J5NEWSROOM.COM, Jakarta – Bank Indonesia (BI) memberikan pembaruan terkait perkembangan stabilitas nilai Rupiah dan aliran modal asing sepanjang periode 24 hingga 28 Februari 2025. Berdasarkan data terbaru, nilai tukar Rupiah mengalami beberapa fluktuasi, diiringi dengan pergerakan indikator pasar yang signifikan.

Pada akhir perdagangan Kamis, 27 Februari 2025, Rupiah ditutup di level Rp16.445 per dolar AS, sementara pada pagi hari Jumat, 28 Februari 2025, Rupiah dibuka pada posisi sedikit lebih rendah di Rp16.520 per dolar AS. Pada periode yang sama, yield Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun tercatat mengalami kenaikan menjadi 6,88%, yang lebih tinggi dibandingkan dengan nilai sebelumnya. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) mengalami penguatan ke level 107,24, sementara yield US Treasury Note (UST) 10 tahun turun menjadi 4,260%.

Bank Indonesia juga melaporkan kondisi aliran modal asing yang terpantau pada minggu terakhir Februari 2025. Dalam data yang tercatat pada 24 hingga 27 Februari 2025, nonresiden tercatat melakukan jual neto sebesar Rp10,33 triliun, yang terdiri dari jual neto di pasar saham sebesar Rp7,31 triliun, pasar SBN sebesar Rp1,24 triliun, dan pasar Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp1,78 triliun. Meskipun demikian, sepanjang tahun 2025 hingga 27 Februari 2025, aliran modal asing tercatat beli neto sebesar Rp12,86 triliun di pasar SBN dan Rp7,67 triliun di SRBI.

Sementara itu, premi CDS (Credit Default Swap) Indonesia untuk tenor 5 tahun per 27 Februari 2025 tercatat sebesar 75,13 bps, mengalami kenaikan dibandingkan dengan 21 Februari 2025 yang tercatat pada level 70,34 bps.

Dalam menghadapi kondisi ini, Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait. Bank Indonesia juga mengoptimalkan strategi bauran kebijakan guna mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia, dengan tujuan untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik dalam menghadapi tantangan dari faktor global.

Editor: Agung