Menjelang Amanah Baru di Sultra, Dr Abdul Qohar Pilih Bersyukur dan Mengalir

Direktur Penyidikan Jampidsus, Dr Abdul Qohar, berbincang akrab dengan dua tamunya: Dr Aqua Dwipayana, pakar komunikasi publik, dan sang kakak, Ikhsyat Syukur. (Foto: J5NEWSROOM.COM)

J5NEWSROOM.COM, Jakarta – Suasana lantai 8 Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Kejaksaan Agung di Jakarta, Jumat siang (4/7/2025), terasa lebih hangat dari biasanya. Di sebuah ruang pertemuan, Direktur Penyidikan Jampidsus, Dr Abdul Qohar, berbincang akrab dengan dua tamunya: Dr Aqua Dwipayana, pakar komunikasi publik, dan sang kakak, Ikhsyat Syukur. Obrolan mereka santai, namun sarat makna.

“Asyik ngobrol sama Pak Aqua. Membicarakan hal-hal yang ringan namun penuh makna. Sekaligus menyegarkan,” ujar Dr Qohar usai pertemuan itu.

Pertemuan tersebut tak sekadar silaturahim biasa. Hari-hari belakangan ini, nama Dr Abdul Qohar memang tengah hangat dibicarakan di internal korps Adhyaksa. Ia dikabarkan akan segera mengemban amanah baru sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kajati Sultra), menggantikan pejabat sebelumnya, Dr Hendro Dewanto.

Meski belum diumumkan secara resmi, sikap Qohar terhadap promosi itu tetap sederhana: menerima dan menjalaninya dengan hati lapang.

“Saya menjalani hidup ini mengalir saja. Semuanya, termasuk jabatan, hanya sementara. Saya selalu mensyukuri setiap amanah. Melakukannya tanpa beban,” ungkap pria kelahiran Sumatera itu sembari tersenyum tenang.

Tak banyak pejabat yang mampu menjaga ketenangan hati di tengah pergantian jabatan. Namun bagi Qohar, perjalanan karier bukan sekadar prestasi atau kekuasaan. Lebih dari itu, ia memaknainya sebagai ruang ibadah dan pengabdian.

Dengan latar belakang kuat di bidang penyidikan tindak pidana khusus, langkah Dr Abdul Qohar ke Sulawesi Tenggara menjadi momen penting bagi Kejaksaan. Tak hanya soal penegakan hukum, melainkan juga soal bagaimana nilai-nilai keadilan bisa menyentuh masyarakat secara lebih humanis.

Sebagai Kajati nanti, tantangan yang dihadapi tak ringan. Sultra dikenal sebagai wilayah dengan dinamika pembangunan dan sumber daya alam yang tinggi. Penegakan hukum di sektor pertambangan, tata kelola keuangan daerah, hingga pengawasan proyek strategis nasional akan menjadi medan utama pengabdian Qohar.

Namun, sebagaimana ia jalani selama ini, pendekatan persuasif dan berintegritas tetap menjadi pegangan utama.

Pertemuan dengan Dr Aqua dan Ikhsyat Syukur hari itu menjadi refleksi kecil dari cara Qohar menjaga hubungan antarmanusia—hangat, terbuka, dan jujur. Di tengah kesibukan sebagai pejabat tinggi di Kejaksaan Agung, ia masih menyempatkan waktu untuk berdialog, bukan hanya soal pekerjaan, tetapi juga soal kehidupan.

Dr Aqua Dwipayana sendiri mengapresiasi sikap rendah hati sahabatnya itu.

“Pak Qohar ini sosok yang tidak hanya cerdas secara profesional, tapi juga matang secara spiritual. Ia tidak sibuk mengejar jabatan, tapi lebih memilih fokus menjalankan amanah dengan hati bersih,” ucapnya.

Kebersamaan di ruangan itu ditutup dengan doa dan saling mendoakan. Dr Qohar akan segera berangkat ke Kendari, tempat pengabdian barunya. Namun semangat silaturahim dan kesederhanaan yang ia bawa, tetap menjadi cermin nilai-nilai luhur di tubuh kejaksaan.

“Semoga sukses mengemban amanah baru sebagai Kajati Sultra. Aamiin ya Robbal ‘Alamiin…”

Editor: Agung