
J5NEWSROOM.COM, Merauke – TelkomGroup kembali menunjukkan komitmennya memperkuat infrastruktur digital nasional melalui peresmian Community Gateway pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang berlokasi di Stasiun Bumi Merauke, Papua Selatan, Jumat (5/11). Fasilitas yang dibangun melalui anak usaha PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) ini menjadi bagian dari jaringan global ke-10 dan dirancang sebagai garda terdepan layanan satelit TelkomGroup, khususnya dalam memperkuat akses cadangan (backup) jaringan di wilayah timur Indonesia.
Peresmian fasilitas tersebut dihadiri jajaran pimpinan TelkomGroup, mulai dari Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Komisaris Telkom Rizal Mallarangeng, Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf, hingga EVP Telkom Regional V Amin Soebagyo. Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan para pemangku kepentingan lokal juga turut hadir, menandai pentingnya kehadiran infrastruktur ini bagi masyarakat Merauke.
Dian Siswarini menegaskan bahwa pembangunan Community Gateway Merauke merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan jaringan nasional. “Bagi TelkomGroup, pelayanan kepada pelanggan dan masyarakat adalah hal yang paling utama. Bila ada keluhan, silakan sampaikan dan akan segera kami tindak lanjuti,” ujar Dian. Ia menambahkan bahwa kondisi geografis Papua yang penuh tantangan membuat kebutuhan akan infrastruktur yang lebih resilien menjadi sangat mendesak.
Pernyataan tersebut senada dengan Komisaris Telkom Rizal Mallarangeng. Menurutnya, konektivitas merupakan prasyarat utama kemajuan, dan pembangunan fasilitas ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang TelkomGroup dalam mewujudkan transformasi digital yang merata. “Dengan hadirnya Community Gateway Merauke, kita tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi menguatkan fondasi masa depan Indonesia yang benar-benar terhubung, dari Sabang sampai Merauke,” ungkapnya.
Selama ini jaringan satelit berperan sebagai jalur cadangan untuk wilayah yang sulit dijangkau. Namun Telkomsat kini mentransformasikannya menjadi salah satu pilar utama penyediaan layanan kapasitas besar dan konektivitas berkelanjutan.
Community Gateway Merauke dilengkapi teknologi satelit Low Earth Orbit (LEO) yang menawarkan kapasitas besar, latensi rendah, serta kualitas layanan lebih stabil. Teknologi ini dinilai cocok untuk kondisi geografis Papua yang ekstrem dan memiliki sebaran penduduk yang berjauhan.
Dari fasilitas tersebut, jaringan satelit akan didistribusikan kembali ke jaringan lokal, mulai dari fiber optik, wireless, hingga seluler sehingga masyarakat dapat menikmati akses yang lebih merata. Infrastruktur ini diharapkan tidak hanya memulihkan layanan komunikasi di wilayah yang sebelumnya rawan gangguan, tetapi juga memperkuat fondasi digital untuk aktivitas harian masyarakat hingga layanan publik.
Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf menambahkan bahwa kemajuan teknologi satelit saat ini membuka peluang besar dalam pemerataan akses digital. “Teknologi satelit sudah mampu mendukung penuh telekomunikasi yang ada dengan kapasitas dan kualitas tinggi. Telkomsat siap memberikan konektivitas prima untuk masyarakat,” tegas Lukman.
Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengapresiasi langkah TelkomGroup dalam menghadirkan fasilitas yang dinilai sangat strategis bagi lebih dari 225 ribu penduduk Merauke. Kehadiran Community Gateway dinilai akan memperkuat akses komunikasi bagi sektor usaha, layanan pemerintahan, hingga aktivitas publik, terutama sebagai cadangan jaringan fiber optik yang rentan terganggu.
TelkomGroup berharap kehadiran fasilitas ini dapat membuka peluang pemerataan akses digital yang lebih tangguh dan berkelanjutan, sekaligus menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi dan sosial di kawasan timur Indonesia.
#ElevatingYourFuture
Editor: Agung
