
J5NEWSROOM.COM, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mulai melakukan proses evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran pada Jumat, 6 Maret 2026, seiring meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.
Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa proses evakuasi dilakukan setelah mempertimbangkan perkembangan situasi keamanan di Iran.
“Terkait rencana evakuasi WNI di Iran, tentunya mencermati perkembangan situasi dan keamanan di Iran, evakuasi WNI di Iran akan dimulai secara bertahap hari ini,” ujar Heni dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.
Heni menjelaskan, saat ini terdapat 329 WNI yang tercatat berada di Iran, dengan sebagian besar tinggal di Qom.
“Untuk di Iran, sebagaimana sudah sering disampaikan ada 329 orang ya, sebagian besar berada di Kota Qom,” kata Heni.
Ia menambahkan, sebanyak 32 WNI telah menyatakan kesediaannya untuk dievakuasi dan dijadwalkan meninggalkan Iran pada hari ini.
“Ada 32 orang. Tapi, again, ini masih sangat, ini baru mulai kan. Jadi mungkin masih akan kita lihat lagi. Jadi untuk sementara ini 32 orang,” jelasnya.
Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dan pada tahap awal direncanakan melalui Azerbaijan. Namun rute tersebut masih dapat berubah tergantung kondisi di lapangan.
“Tahap pertama ini akan melalui Azerbaijan, tapi mungkin ini untuk jalur-jalur evakuasi ini akan dilihat sesuai kondisi riil di lapangan dan ini akan ditentukan oleh teman-teman di perwakilan kita di KBRI Teheran dan KBRI Azerbaijan,” pungkasnya.
Sumber: RMOL
Editor: Agung
