
J5NEWSROOM.COM, Madinah – Kompleks Percetakan Al Quran King Fahd atau King Fahd Glorious Quran Printing Complex di Madinah menjadi salah satu pusat percetakan mushaf Al Quran terbesar di dunia dengan kapasitas produksi mencapai 18 juta eksemplar setiap tahun.
Tim Media Center Haji (MCH) 2026 Daerah Kerja Madinah berkesempatan mengunjungi kompleks tersebut untuk melihat langsung proses pencetakan mushaf Al Quran yang dilakukan dengan teknologi modern dan pengawasan ketat, Kamis (7/5/2026).
Pihak pengelola menjelaskan, kompleks percetakan itu didukung sekitar 1.100 tenaga profesional yang terlibat dalam seluruh tahapan produksi.
Mushaf Al Quran yang diproduksi hadir dalam berbagai ukuran dan model. Jutaan eksemplar tersebut tidak hanya didistribusikan di Arab Saudi, tetapi juga dikirim ke berbagai negara untuk memenuhi kebutuhan umat Islam di seluruh dunia.
Dalam proses produksinya, setiap lembar Al Quran melalui tahapan pemeriksaan berlapis guna memastikan tidak terdapat kesalahan penulisan, termasuk satu huruf sekalipun.
Teknologi mesin cetak modern dipadukan dengan pengawasan manual oleh para hafiz Al Quran untuk menjaga keakuratan dan kemurnian teks kitab suci tersebut.

Staf King Fahd Glorious Quran Printing Complex, Sultan mengungkapkan, para pekerja di percetakan ini berasal dari berbagai negara. Mereka menjalan berbagai tugas, mulai dari percetakan hinga pengecekan sebelum dinyatakan layak cetak.
“Banyak pengunjung dari Indonesia yang tertarik melihat proses percetakan Al Quran di sini,” ujar Sultan.
Sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, pihak manajemen King Fahd Glorious Quran Printing Complex memberi hadiah kepada Tim MCH PPIH Arab Saudi 2026, masing-masing 2 unit Al Quran dengan kualitas cetakan lux.
Salah seorang jemaah haji asal Riau, Erlina, mengaku terkesan setelah menyaksikan langsung proses pencetakan mushaf di kompleks itu.
“Melihat langsung tempat ini membuat saya semakin menyadari bahwa Al Quran bukan sekadar buku, melainkan kitab suci yang terus dijaga keasliannya,” ujar Erlina.
Selain berfungsi sebagai pusat percetakan, King Fahd Complex juga menjadi sarana edukasi bagi pengunjung. Di lokasi tersebut tersedia koleksi mushaf bersejarah serta terjemahan Al Quran dalam puluhan bahasa.
Bagi para jemaah haji, kunjungan ke kompleks percetakan tersebut dinilai menjadi bagian dari pengalaman spiritual selama berada di Madinah karena memberikan gambaran mengenai proses penyebaran Al Quran dari Kota Nabi ke berbagai penjuru dunia.
Kompleks ini juga disebut sebagai simbol pelayanan Arab Saudi terhadap syiar Islam melalui upaya menjaga dan mendistribusikan mushaf Al Quran secara luas dengan standar ketelitian tinggi.
Editor: Saibansah Dardani
