
J5NEWSROOM.COM, Makkah – Di tengah hiruk pikuk Terminal Bus Syib Amir, Makkah, sosok Ajun Komisaris Polisi (AKP) Iswan Brandes tampak sibuk mengawasi lalu lintas bus shalawat yang mengangkut jemaah haji Indonesia. Di bawah terik suhu Makkah yang mencapai 42 derajat celsius, ia berdiri memantau pelayanan transportasi bagi para tamu Allah.
Sekilas, tidak ada yang berbeda dari petugas lain di terminal tersebut. Namun, di balik seragam dan tugas lapangannya, Brandes ternyata merupakan seorang perwira polisi berpangkat AKP yang juga menyandang gelar doktor.
Perwira asal Polda Gorontalo itu memilih terjun langsung melayani jemaah haji di terminal bus shalawat, meski sempat ditawari posisi lain dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026.
Brandes mengaku sengaja mengajukan diri menjadi Kepala Pos Terminal Syib Amir karena ingin melayani jemaah haji, khususnya asal Sulawesi, yang banyak menempati hotel di kawasan Syisyah dengan akses transportasi melalui terminal tersebut.
“Saya berdoa agar bisa melayani jemaah haji asal Sulawesi yang banyak tinggal di Syisyah dan menggunakan bus di Syib Amir,” ujar Brandes.
Ia mengatakan sempat ditawari jabatan sebagai kepala sektor dalam operasional haji tahun ini. Namun, tawaran tersebut tidak diambil karena ia merasa lebih terpanggil untuk bertugas di terminal bus shalawat.
Pengalaman bertugas sebagai Kepala Pos Terminal Ajyad pada musim haji 2024 disebut menjadi alasan lain dirinya kembali memilih pelayanan transportasi jemaah.
Menurut Brandes, pelayanan bus shalawat memiliki peran penting dalam mendukung kenyamanan jemaah selama berada di Makkah. Karena itu, ia ingin ikut meningkatkan kualitas layanan yang telah memperoleh tingkat kepuasan tinggi pada tahun sebelumnya.
Ia menilai pelayanan transportasi menjadi salah satu aspek yang paling dirasakan langsung oleh jemaah haji, terutama dalam mobilitas dari hotel menuju Masjidil Haram maupun sebaliknya.
Di sela tugasnya, Brandes juga membagikan momen sederhana saat merayakan ulang tahunnya pada Selasa (5/5/2026). Tidak bersama keluarga atau di ruang perayaan, ia justru menghabiskan hari kelahirannya di tengah terminal, ditemani deru mesin bus dan panas aspal Makkah.
Dalam video yang dibagikan kepada tim Media Center Haji (MCH), Brandes mengaku bersyukur masih diberi kesempatan mengabdi melayani jemaah haji di Tanah Suci.
“Hari ini saya merayakan ulang tahun di tengah terminal, beratap langit dan panas aspal. Saya bersyukur masih bisa melayani tamu Allah,” katanya.
Bagi Brandes, tugas di terminal bukan sekadar pekerjaan, melainkan bentuk pengabdian yang ia jalani dengan penuh kesadaran dan rasa syukur.
Editor: Saibansah Dardani
