
J5NEWSROOM.COM, Karimun – Pada Lebaran Iduladha 1447 Hijriah, jumlah hewan kurban di Kabupaten Karimun mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data sementara Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun per Kamis (28/5/2026), tercatat jumlah hewan kurban mencapai 655 ekor sapi dan 908 ekor kambing. Sementara pada tahun 2025 lalu tercatat sebanyak 546 ekor sapi dan 845 ekor kambing.
Bupati Karimun, Ing H Iskandarsyah, menyampaikan rasa syukur atas peningkatan jumlah hewan kurban pada Lebaran Iduladha 1447 Hijriah.
Menurutnya, kenaikan tersebut bukan sekadar statistik tahunan, tetapi juga mencerminkan tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menjalankan ibadah dan berbagi kepada sesama.
“Alhamdulillah, kami menerima laporan dari Kepala Dinas Pangan dan Pertanian bahwa jumlah pemotongan dan penyaluran hewan kurban tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya,” ujar Iskandarsyah.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa jumlah tersebut kemungkinan masih akan bertambah karena data yang ada saat ini masih bersifat sementara dan proses pendataan di lapangan masih terus berjalan. Namun, dari data yang telah tercatat, peningkatannya dinilai cukup signifikan.
Iskandarsyah menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Karimun tidak hanya melihat peningkatan jumlah hewan kurban dari sisi angka semata, tetapi juga sebagai cerminan meningkatnya kepedulian sosial masyarakat.
Menurutnya, bertambahnya jumlah hewan kurban juga dapat menjadi indikator membaiknya kondisi ekonomi masyarakat Karimun. Kemampuan masyarakat untuk berkurban menunjukkan adanya peningkatan partisipasi sekaligus daya beli masyarakat.
“Kami melihat ini sebagai indikator meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menjalankan ibadah sunnah kurban. Di sisi lain, ini juga menunjukkan kondisi ekonomi dan pendapatan masyarakat Karimun yang semakin baik,” jelasnya.
Namun, di balik angka-angka tersebut, Bupati Karimun menilai terdapat makna yang lebih penting, yakni tumbuhnya semangat berbagi dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Yang paling utama bukan banyak atau sedikitnya jumlah hewan kurban, tetapi bagaimana kesadaran agama dan sosial masyarakat terus tumbuh. Melalui ibadah kurban, banyak saudara-saudara kita yang kurang mampu dapat ikut merasakan kebahagiaan di Hari Raya Iduladha,” pungkasnya.
Editor: Agung
