Apresiasi Kedisiplinan Jemaah UPG-07, Menhaj Minta Maaf atas Kekurangan Layanan

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, saat melepas kepulangan jemaah Kloter 7 Embarkasi Makassar di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Jumat (5/6/2026). (Foto: MCH PPIH Arab Saudi 2026)

J5NEWSROOM.COM, Jeddah – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan permohonan maaf kepada jemaah haji Indonesia apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan selama penyelenggaraan ibadah haji 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Irfan saat melepas kepulangan jemaah Kelompok Terbang (Kloter) 7 Embarkasi Makassar (UPG-07) di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Jumat (5/6/2026).

Sebanyak 393 jemaah dalam kloter tersebut diberangkatkan menuju Indonesia menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-1407.

Dalam sambutannya, Irfan mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian ibadah haji dapat dijalani dengan baik oleh para jemaah. Ia juga mengapresiasi kedisiplinan dan kepatuhan jemaah selama mengikuti proses penyelenggaraan haji.

“Terima kasih atas ketertiban dan kedisiplinan Bapak-Ibu sekalian dalam mengikuti arahan petugas, ketua regu, ketua rombongan, maupun pimpinan kloter. Berkat kedisiplinan itu, seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Irfan mengatakan, pemerintah terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji. Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan yang mungkin dirasakan selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

“Atas nama pemerintah dan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, saya memohon maaf apabila selama memberikan pelayanan masih terdapat kekurangan dan hal-hal yang kurang berkenan,” katanya.

Ia juga meminta pengertian jemaah terhadap para petugas yang bertugas selama musim haji. Menurut dia, tingginya intensitas pekerjaan dan panjangnya jam kerja terkadang memengaruhi kondisi fisik petugas di lapangan.

“Mungkin ada petugas yang pada saat tertentu terlihat kurang ramah. Saya yakin itu bukan karena kesengajaan, melainkan karena kelelahan setelah bekerja hampir 24 jam untuk melayani jemaah,” ujar Irfan.

Meski demikian, ia menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun ini secara umum berjalan lancar dan para jemaah dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dengan baik.

Menutup sambutannya, Irfan mendoakan seluruh jemaah memperoleh haji mabrur serta kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat.

“Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah Bapak-Ibu sekalian dan mempertemukan kembali kita dalam keadaan sehat di Tanah Air,” katanya.

Editor: Saibansah Dardani