
J5NEWSROOM.COM, Tanjungpinang – Tim Pemadam Kebakaran Kodim 0315/Tanjungpinang bersama sejumlah unsur terkait memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda lahan sekitar 6 hektare di Jalan Abdulrahman, RT 005/RW 001, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (25/8/2026).
Kebakaran diketahui setelah Babinsa Desa Penaga Koramil 03/Binut, Peltu Pantun Sibarani, menerima laporan dari warga. Setelah mendapat informasi tersebut, Babinsa langsung mengecek lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan.
Sekitar pukul 13.00 WIB, Tim Damkar Kodim 0315/Tanjungpinang mengerahkan satu unit kendaraan pemadam menuju lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 13.45 WIB dan langsung melakukan pemadaman bersama Damkar Bintan, personel Polres Bintan, serta masyarakat.
Petugas juga membuat penyekatan pada jalur rambatan api untuk mencegah kebakaran meluas ke kawasan permukiman. Pemadaman difokuskan pada sejumlah titik api yang masih membakar lahan.
Berkat koordinasi antarunsur, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 15.00 WIB. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.
Dandim 0315/Tanjungpinang Kolonel Inf Abdul Hamid melalui Danramil 03/Binut sekaligus Plh Pasiops Kodim 0315/Tanjungpinang Kapten Inf Aswandi mengatakan, keterlibatan personel Kodim merupakan bagian dari kesiapsiagaan dalam membantu masyarakat menghadapi bencana karhutla.
Menurut Aswandi, kecepatan dalam merespons laporan warga menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah api meluas. “Dandim 0315/Tanjungpinang menekankan kepada seluruh jajaran agar selalu siap membantu masyarakat, khususnya dalam menghadapi kejadian karhutla,” kata Aswandi.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Warga diminta segera melaporkan kepada Babinsa maupun aparat terkait jika menemukan titik api.
Proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 15.40 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait.
Editor: Alia Safira
