
J5NEWSROOM.COM, Batam – Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Suhendri menampung sejumlah aspirasi warga Kecamatan Bengkong, Kota Batam, dalam dialog bersama masyarakat di Aula Kantor Camat Bengkong, Rabu (28/10/2026) malam. Persoalan keamanan di sekitar sekolah, penataan pedagang kaki lima, keselamatan lalu lintas, hingga parkir menjadi beberapa hal yang disampaikan warga.
Kegiatan bertajuk Ngopi Bareng Kapolda Kepri itu menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan persoalan di lingkungan mereka secara langsung kepada pimpinan kepolisian.
Pertemuan tersebut dihadiri Irwasda Polda Kepri, sejumlah pejabat utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Wakapolresta Barelang, Camat Bengkong, Danramil 033/WP, Kapolsek Bengkong, serta para lurah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan warga setempat.
Dialog itu merupakan bagian dari pelaksanaan program Quick Wins Kapolri, khususnya Program Nomor 1 tentang Kumpul Bersama Masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, kepolisian berupaya menyerap masukan warga sekaligus mengidentifikasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sejak dini.
Dalam pertemuan itu, warga menyoroti perlunya pengawasan keamanan di sekitar SMK Negeri 13 dan SMK Negeri 8 Tanjung Buntung. Selain itu, masyarakat menyampaikan persoalan penataan pedagang kaki lima dan kedisiplinan pelajar.
Persoalan keselamatan lalu lintas di Simpang Nayon dan Simpang Ocarina serta penataan parkir di kawasan Seraya Atas juga menjadi perhatian warga.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Suhendri mengatakan, persoalan yang disampaikan masyarakat akan dikoordinasikan dengan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara kepolisian, orang tua, sekolah, dan masyarakat untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, serta berbagai bentuk gangguan keamanan lainnya.
Menurut Suhendri, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Karena itu, ia mengajak warga untuk memperkuat persatuan dan toleransi serta menggunakan media sosial secara bijak dengan tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Polisi tidak akan mampu menjaga keamanan secara optimal tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, mari kita perkuat komunikasi dan kerja sama agar setiap persoalan dapat diketahui sejak dini dan dicarikan solusi bersama,” kata Suhendri.
Ia menambahkan, kondisi keamanan yang kondusif juga penting untuk mendukung aktivitas masyarakat dan menjaga iklim investasi di Kepulauan Riau.
Salah seorang warga, Zidan, menyambut baik dialog tersebut karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan persoalan secara langsung kepada pimpinan kepolisian. Ia berharap komunikasi serupa terus dilakukan agar aspirasi warga dapat ditindaklanjuti dan keamanan lingkungan tetap terjaga.
Melalui kegiatan tersebut, Polda Kepri berharap hubungan kemitraan dengan masyarakat semakin kuat sehingga persoalan di lingkungan warga dapat diketahui dan ditangani secara tepat.
Secara terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Kepri mengajak masyarakat berpartisipasi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan kepolisian 110 yang beroperasi selama 24 jam tanpa biaya pulsa untuk meminta bantuan atau menyampaikan pengaduan.
Editor: Alia Safira
