
J5NEWSROOM.COM – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim melancarkan serangan balasan terhadap pangkalan udara militer Amerika.
Serangan tersebut disebut sebagai respons atas operasi militer AS di sekitar wilayah Bandar Abbas pada Kamis (27/5) waktu setempat.
Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita Tasnim, IRGC menyebut telah menargetkan sebuah “pangkalan udara Amerika” yang dianggap menjadi titik awal serangan Washington. Namun, Iran tidak merinci lokasi pasti fasilitas militer yang diserang.
Eskalasi terbaru ini menandai merenggangnya kondisi gencatan senjata yang sebelumnya dinyatakan masih berlaku, setelah kedua negara kembali saling melancarkan aksi militer terbatas.
IRGC menyatakan serangan dilakukan pada pukul 04.50 waktu setempat dan menegaskan bahwa setiap bentuk agresi terhadap Iran akan mendapat balasan.
“Setiap agresi tidak akan dibiarkan tanpa jawaban,” demikian pernyataan IRGC.
Iran juga mengancam akan memberikan respons yang lebih keras apabila serangan serupa kembali terjadi.
Sebelumnya, militer AS dilaporkan menembak jatuh empat drone Iran di sekitar Selat Hormuz, yang dinilai mengancam keselamatan pasukan Amerika di kawasan strategis jalur energi dunia tersebut.
Selain itu, AS juga disebut menyerang pusat kendali drone di Bandar Abbas yang diduga tengah bersiap meluncurkan drone tambahan. Washington menyebut tindakan itu sebagai langkah defensif untuk menjaga stabilitas gencatan senjata.
“Langkah ini bersifat terukur, defensif, dan ditujukan untuk mempertahankan gencatan senjata,” ujar seorang pejabat AS kepada Reuters.
Namun, Iran menilai serangan di Bandar Abbas sebagai bentuk agresi langsung yang harus dibalas.
Situasi ini memicu kekhawatiran meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah, mengingat Selat Hormuz merupakan jalur penting distribusi minyak dunia. Jika eskalasi berlanjut, dampaknya dikhawatirkan tidak hanya mengguncang stabilitas regional, tetapi juga pasar energi global.
