
J5NEWSROOM.COM, Seoul – Pelatih Daejeon CheongKwanJang Red Sparks atau Daejeon Red Sparks, Ko Hee Jin memuji penampilan Megawati Hangestri Pertiwi saat membantu timnya mengalahkan Hyundai Engineering & Construction dengan skor set 3-2 di Suwon Gymnasium, Korea Selatan, Sabtu 2 Maret 2024.
Reds Sparks telah meraih 6 kemenangan berturut-turut dengan mengalahkan pemuncak klasemen Liga Voli Korea, Hyundai Engineering & Construction.
Pelatih Ko Hee Jin mengatakan, Megawati Hangestri menjadi aktor kemenangan Red Spark walaupun poin yang didapat kalah dengan poin Giovanna Milana atar Gia.
“Megawati telah berubah dari pemain voli dengan kemampuan menyerang yang baik, menjadi pemain voli yang hebat,” kata Ko Hee Jin kepada Naver.
Ko Hee Jin menambahkan, bahwa keduanya tim memainkan pertandingan yang hebat, dan terlepas dari menang atau kalah, pertandingan seperti ini.
“Saya dengan senang hati menunjukkannya kepada para penggemar, bahwa kedua tim tampil mengesankan,” kata Ko Hee Jin.
Hee-jin Ko tak lupa memuji Mega yang memimpin tim meraih kemenangan dengan melakukan serangan-serangan dengan spike kerasnya di setiap titik permainan.
“Pergerakan servis, pemblokiran, pertahanan, dan koneksi yang selama ini kurang terhadap diri Megawati, semuanya telah meningkat. Terutama smashnya menakutkan lawan,” lanjut Ko Hee Jin.
Mega, kata Ko Hee Jin berperan penting dalam kemenangan tim dengan mencetak 29 poin dengan spike kerasnya, termasuk 1 servis ace dan 1 blok.
Pelatih Ko Hee-jin pun menjelaskan arti kemenangan hari ini bagi Daejeon CheongKwanJang Red Sparks atau Daejeon Red Sparks.
Ia pun mengatakan, saya pikir kepercayaan diri para pemain telah meningkat secara signifikan dengan menghadapi Hyundai Engineering & Construction mengikuti Heungkuk Life Insurance, yang dapat bertemu di postseason.
“Saya merasa senang bahwa kekhawatiran yang saya terima sejauh ini telah terhapuskan,” katanya.
Pada hari ini, sejumlah besar suporter tandang berbondong-bondong ke stadion, dan secara khusus, puluhan penggemar bola voli dari negara asal Mega, Indonesia, angkat suara dan bersorak hingga menarik perhatian.
“Jika bukan karena fans Red Sparks, termasuk fans Indonesia, kami tidak akan bisa mencapai tren kenaikan saat ini. Kami menerima banyak dukungan. Saya berharap mereka bisa mencapainya. terus memberi kami kekuatan,” katanya.
Ko Hee jin pun memuji Mega yang hari itu mencetak 29 poin dan melakukan servis sebanyak 11 kali berturut-turut di set kedua.
“Saya tidak khawatir tentang bagian ofensif sejak awal. Namun, detail di area lain masih kurang. Namun, karena dia adalah pemain dengan kepribadian yang baik, dia menerima apa yang kami ajarkan dengan baik. Hasilnya, seperti yang Anda lihat, servis, pemblokiran, dan pertahanan semuanya meningkat. “Saya berubah dari pemain ofensif yang baik menjadi pemain voli yang baik,” ujarnya dengan gembira menyampaikan proses pertumbuhan Mega.
Ko Hee jin juga memuji Lee Sun-woo dan Kim Se-in yang berperan sebagai pencuri adegan.
“Saya sangat menekankan servis kepada pemain saya. Kami membuat aturan tersirat bahwa tidak ada seorang pun yang boleh gagal melakukan servis kecuali Mega dan Zia (tertawa),” kata Ko Hee Jin.
Dalam permainan ini, Lee Sun-woo dan Kim Se-in juga menggunakan servis yang sangat bagus”.
“Sama seperti Lee Ye-eun yang menjadi pahlawan musim lalu dengan servis yang menentukan dalam permainan singkat, kami akan mempersiapkan diri dengan baik agar server tim kami juga bisa menunjukkan performa yang sama,” ujarnya seraya menambahkan bahwa ia akan terus menyempurnakan servisnya dari kedua pemain tersebut.
Hasil ini membuat Red Spark mencatatkan 19 kemenangan, 14 kekalahan, dan 58 poin nyaris dipastikan melaju langsung ke babak playoff (PO).
Semi-playoff diadakan ketika selisih poin antara tim peringkat 3 dan 4 adalah 3 poin atau kurang.
Saat ini selisih poin antara peringkat 3 Red Spark dan peringkat 4 GS Caltex (17 menang, 15 kalah, 48 poin) adalah sebanyak 10.
Sekalipun GS Caltex meraih 3 poin di 4 sisa pertandingan, itu hanya akan menambah 12 poin.
Di sisi lain, meskipun Red Spark menambah 6 poin di 3 game tersisa, otomatis akan melaju ke PO.
Sebaliknya, peringkat pertama Hyundai Engineering & Construction (24 menang, 8 kekalahan, 73 poin) yang dikejar peringkat kedua Heungkuk Life Insurance hanya menambah 1 poin.
Selisih poin antara Hyundai Engineering & Construction dan peringkat kedua Heungkuk Life Insurance (25 kemenangan, 7 kekalahan, 70 poin) hanya 3.
Sumber: Disway
Editor: Agung
