Menhaj Gus Irfan Tegaskan Petugas PPIH Bukan Pelayan Pejabat

Menhaj KH. Muchammad Irfan Yusuf saat memimpin apel gabungan 1500 orang lebih petugas PPIH Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta (14/12026). (Foto; Saibansah/BATAMTODAY)

J5NEWSROOM.COM, Jakarta – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, KH. Muchammad Irfan Yusuf (Gus Irfan) menegaskan, tugas utama para petugas PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) Arab Saudi adalah melayani para jamaah haji Indonesia sepenuh hati dengan ikhlas.

“Tugas utama para petugas PPIH itu adalah melayani para jamaah haji Indonesia, bukan melayani pejabat atau pimpinan instansinya, termasuk tidak melayani para pejabat dari Kementerian Haji dan Umroh,” tegas Gus Irfan saat memimpin apel gabungan pertama para petugas PPIH Arab Saudi 2026 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, pRabu (14/1/2026).

Apel gabungan Petugas PPIH Arab Saudi di Asrama Haji Pondok gede, Jakarta. (Foto: Saibansah/BATAMTODAY)

Tetapi, lanjut Gus Irfan, petugas PPIH itu tugasnya melayani para jamaah haji Indonesia dengan sepenuh hati. Apapun yang terjadi pada jamaah haji Indonesia harus direspon positif oleh petugas PPIH. Itulah bukti bahwa negara hadir di mana pun untuk melindungi jamaah haji Indonesia.

Kehadiran Menhaj Gus Irfan pagi itu adalah untuk memonitor hasil Diklat (Pendidikan dan Latihan) yang dijalani para petugas PPIH di hari ke-5. Mereka memang sedang menjalani Diklat semi militer selama 20 hari, dari tanggal 10 sampai 30 Januiari 2026.

Menhaj KH. Muchammad Irfan Yusuf bertemu petugas Haji MCH setelah Apel gabungan di Asrama Haji Pondok gede, Jakarta. (Foto: Saibansah?BATAMTODAY)

“Saya adalah penanggung jawab pelaksanaan ibadah haji tahub 2026. Keberhasilan petugas PPIH adalah kesuksesan kami, sedangkan kegagalan bapak ibu semua seratus persen kegagalan saya,” ujar Gus Irfan.

Karena itulah, lanjut Gus Menhaj, dirinya terus memonitor progres kesiapan para pertugas PPIH ini sampai keberangkatan ke Arab Saudi. Apalagi, haji tahun ini adalah yang pertama kali di bawah kendali Kemenhaj, jadi harus menjadi pelaksanaan haji yang lebih baik lagi.

Editor: Saibansah Dardani