
J5NEWSROOM.COM, Duta Besar Republik Indonesia untuk Spanyol, Muhammad Najib, menilai kondisi global saat ini tengah memasuki era realisme yang ditandai meningkatnya persaingan antarnegara serta perubahan cepat dalam tatanan internasional. Ia menekankan bahwa Indonesia perlu memperkuat persatuan nasional agar mampu menghadapi dinamika global yang semakin menantang.
Pernyataan tersebut disampaikan Najib saat menghadiri sebuah seminar internasional di Madrid yang diikuti kalangan diplomat, akademisi, serta pelaku usaha dari berbagai negara. “Saat ini saya berada di Hotel Grand Melia Madrid untuk menghadiri sebuah seminar yang diadakan oleh sebuah majalah yang sangat bergengsi di kalangan para diplomat, juga di kalangan para pengusaha dan para cendekiawan di perguruan tinggi,” ujar Najib.
Dalam forum tersebut, ia menjelaskan bahwa pembahasan banyak menyoroti perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan dan transformasi digital yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan global. Menurutnya, perubahan tersebut harus disikapi secara positif agar dapat menjadi peluang kemajuan. “Seperti tema hari ini lebih banyak menyinggung masalah Artificial Intelligence atau AI, juga teknologi digital secara keseluruhan seperti internet dan lain sebagainya. Nah, situasi ini harus dilihat dengan kacamata positif,” katanya.
Najib menilai meningkatnya kompetisi antarnegara tidak dapat dihindari, namun bisa menjadi kesempatan jika dihadapi dengan strategi yang tepat serta semangat kolaborasi. Ia menegaskan bahwa kekuatan Indonesia terletak pada kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam menghadapi perubahan global.
Di akhir pesannya, Najib kembali mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah ketidakpastian dunia. “Karena itu sekali lagi saya mengajak mari kita bersatu menghadapi situasi ini. Kalau bersatu saja kita belum tentu bisa mengatasi berbagai masalah yang kita hadapi, apalagi bercerai berai,” pungkasnya.
Editor: Agung
