BGN Libatkan Publik Awasi Kualitas MBG Lewat Aplikasi Baru

Petinggi Baadan Gizi Nasional (BGN) saat peluncuran aplikasi “Reviu Pelaksanaan MBG” di kantor BGN, Jakarta Pusat, Selasa, 26 Mei 2026. (Foto: RMOL)

J5NEWSROOM.COM, Badan Gizi Nasional (BGN) meluncurkan aplikasi Reviu Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memperkuat pengawasan program MBG sekaligus membuka ruang partisipasi masyarakat dalam memantau kualitas makanan yang diterima siswa.

Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengatakan aplikasi tersebut dibuat agar berbagai masalah yang pernah terjadi selama pelaksanaan program MBG dapat dicegah lebih awal. Menurutnya, makanan yang diberikan kepada anak-anak harus dipastikan datang tepat waktu, masih segar, memiliki rasa yang baik, dan menu yang bervariasi agar siswa tidak merasa bosan.

Dalam aplikasi itu, terdapat empat indikator utama yang akan dipantau, yakni ketepatan waktu distribusi, kesegaran makanan, cita rasa makanan, dan variasi menu harian. Pengawasan ini dinilai penting karena selama satu tahun empat bulan pelaksanaan MBG sempat muncul sejumlah keluhan dari siswa, seperti sakit perut, pusing, muntah, hingga gatal-gatal setelah mengonsumsi makanan yang diberikan.

Karena itu, BGN mulai membangun sistem evaluasi langsung dari penerima manfaat. Berbeda dengan aplikasi Jaga Dapur MBG milik Kejaksaan Agung, aplikasi Reviu Menu MBG lebih difokuskan untuk menerima penilaian dari sekolah, pondok pesantren, hingga posyandu.

Setiap sekolah nantinya akan menunjuk dua hingga tiga guru sebagai penanggung jawab atau PIC penerima MBG. Mereka diwajibkan menggunakan aplikasi untuk menilai kualitas makanan setiap hari, mulai dari ketepatan distribusi, aroma makanan, rasa, hingga variasi menu yang diberikan kepada siswa.

Sony menambahkan, dashboard aplikasi tersebut direncanakan mulai dapat diakses publik pada Juni 2026. Melalui sistem itu, masyarakat nantinya bisa memantau kualitas distribusi makanan dan kinerja SPPG di berbagai daerah secara lebih terbuka.

Editor: Agung