
J5NEWSROOM.COM, Batam – Pengurus PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus mematangkan persiapan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Akbar. Dalam proses tersebut, PWI Kepri silaturahmi dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk membangun sinergi dan kolaborasi bagi peningkatan kompetensi wartawan di daerah.
Pertemuan yang berlangsung sederhana namun penuh keakraban itu dihadiri Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani, Ketua Panitia UKW Akbar PWI Kepri Herry Sembiring, Wakil Sekretaris Panitia Muhammad Ikhsan, Wakil Bendahara Faisal serta Humas Panitia UKW, Aldy Daeng.
Sementara itu, dari BP Batam, hadir Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuti Sirait yang akrab disapa Tuty, Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga (DIHAL) BP Batam, Sthefani Barlian, beserta sejumlah staf, Rabu (26/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, BP Batam menyambut baik agenda PWI Kepri menggelar UKW Akbar. Dukungan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kapasitas dan profesionalisme wartawan di Kepri.
Ariastuti Sirait mengatakan, peningkatan kompetensi wartawan merupakan hal penting untuk mendorong kualitas informasi yang diberitakan ke masyarakat. “Selagi untuk kebaikan dan meningkatkan kompetensi teman-teman wartawan, kami siap memberikan dukungan,” ujar Tuty.
Menurutnya, wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, peningkatan kemampuan jurnalistik perlu terus dilakukan agar produk pemberitaan semakin berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani mengatakan, UKW bukan sekadar kegiatan untuk mendapatkan sertifikat kompetensi. Lebih dari itu, UKW menjadi bagian penting dalam membangun profesionalisme, integritas dan kualitas wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“UKW bukan hanya soal sertifikat. Ini bagian dari upaya PWI untuk memastikan wartawan memiliki kompetensi, memahami etika jurnalistik, mampu bekerja secara profesional dan bertanggung jawab kepada masyarakat,” kata Saibansah.
Ia menjelaskan, melalui UKW, kemampuan wartawan diuji mulai dari mencari dan mengumpulkan informasi, melakukan wawancara, mengolah data, menulis berita hingga menjalankan tugas jurnalistik sesuai standar yang berlaku.
“Wartawan dituntut tidak hanya cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga akurat, berimbang, terverifikasi dan memahami kode etik jurnalistik. Karena itu, peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar,” ujar pria yang akrab disapa Cak Iban itu.
Cak Iban menambahkan, keberadaan wartawan yang kompeten juga akan berdampak terhadap kualitas produk jurnalistik sekaligus menjaga marwah profesi kewartawanan.
Sementara itu, Ketua Panitia UKW Akbar PWI Kepri, Herry Sembiring, mengingatkan seluruh calon peserta agar segera melengkapi dokumen persyaratan yang dibutuhkan. “Kami meminta seluruh calon peserta UKW Akbar PWI Kepri melengkapi data dan berkas dokumen peserta paling lambat 30 Agustus 2026,” ujar Herry.
Seluruh berkas, lanjut Herry, dapat dikirim secara daring melalui alamat resmi sekretariat PWI Kepri di sekretariat@pwikepri.or.id.
Ia menjelaskan, kelengkapan data peserta menjadi bagian penting dalam tahapan pelaksanaan UKW. Setelah dikumpulkan, data tersebut akan dikirim ke PWI Pusat untuk diverifikasi sebelum disampaikan kepada Dewan Pers.
“Data peserta akan dikirim ke PWI Pusat untuk diverifikasi dan selanjutnya diserahkan kepada Dewan Pers. Setelah mendapatkan verifikasi dari Dewan Pers, data akan dikembalikan ke PWI Kepri dan pelaksanaan UKW dapat diselenggarakan,” jelasnya.
Herry menegaskan, UKW Akbar PWI Kepri merupakan kegiatan resmi yang dirancang untuk mendorong wartawan meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Ini merupakan kegiatan resmi bagi wartawan untuk meningkatkan kompetensi. Karena itu, kami berharap seluruh calon peserta serius mempersiapkan dan melengkapi seluruh persyaratan,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, UKW juga menjadi sarana untuk mengukur kemampuan wartawan berdasarkan jenjang kompetensi yang diikuti, yakni Wartawan Muda, Madya dan Utama.
Melalui kegiatan tersebut, PWI Kepri berharap semakin banyak wartawan di wilayah Kepulauan Riau yang memiliki kompetensi, menjunjung tinggi etika, serta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Editor: Alia Safira
