Disdik Karimun Tegaskan Tak Ada Pemotongan Dana Sertifikasi Guru

Kabid GTK Disdikbud Kabupaten Karimun, M. Karta didampingi Kasi GTK, Sigit wahyudi serta ketua K3S saat memberi keterangan kepada wartawan, Jumat (18/9/2026). (Freddy/J5NEWSROOM.COM)

J5NEWSROOM.COM, Karimun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karimun membantah isu mengenai adanya permintaan maupun pemotongan dana sertifikasi guru. Pihak dinas memastikan tidak pernah mengarahkan ataupun meminta guru menyetorkan sebagian dana sertifikasi kepada dinas.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Pendidikan (GTK) Disdikbud Karimun, Muhammad Karta, mengatakan pihaknya telah melakukan konfirmasi kepada sejumlah sekolah dan perwakilan sekolah terkait isu tersebut. Ia menegaskan tidak ada pungutan atau iuran yang ditujukan kepada Disdikbud.

Menurut Karta, dana sertifikasi diterima langsung oleh guru melalui rekening masing-masing setelah disalurkan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Sementara Bidang GTK Disdikbud hanya berperan memfasilitasi administrasi pencairan dana dari pemerintah pusat.

Ia mengakui terdapat sejumlah sekolah yang mengumpulkan iuran dari guru, tetapi dana tersebut digunakan untuk kebutuhan internal sekolah. Di antaranya untuk kegiatan bersama, membantu guru non-ASN yang belum menerima honor, serta kebutuhan penjaga sekolah, operator, dan seragam. Karta menegaskan iuran tersebut tidak berkaitan dengan Disdikbud.

Kasi GTK SMP Disdikbud Karimun, Sigit Wahyudi, juga menjelaskan bahwa pihaknya bertugas memberikan pelayanan dan menjadi fasilitator apabila terdapat kendala terkait pencairan tunjangan sertifikasi. Ia menegaskan dinas tidak pernah meminta dana dari guru.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Karimun, Muhamad Yutas, turut membantah adanya arahan dari K3S untuk mengumpulkan dana bagi dinas maupun pegawai dinas. Ia mengatakan K3S tidak pernah membuat ataupun menyepakati kebijakan tersebut.

Editor: Agung