PWI Kepri dan ASPPI Mantap Berkolaborasi Lewat 3TM dan Ekspedisi Eksplorasi Daik Lingga

Wakil Ketua I DPD ASPPI Kepri Buralimar bersama Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani dan pengurus saat bersilaturahmi ke Graha PWI Kepri, Rabu (28/10/2026). (Foto: PWI Kepri)

J5NEWSROOM.COM, Batam – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari jajaran Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (DPD ASPPI) Kepulauan Riau di Graha PWI Kepri, Ruko Purimas, Batam Center, Rabu (28/10/2026).

Pertemuan strategis ini membahas penguatan kolaborasi sektor pariwisata daerah melalui kemitraan media, event pariwisata, hingga rencana penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU).

Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pengurus inti ASPPI Kepri, di antaranya Wakil Ketua I Buralimar, Lia Nazief (Kepri Tourism Training Center), Ani Salamah (Zidan Tour n Travel), Tia Dwiana (Sui Tour n Travel), serta Bendahara DPD ASPPI Kepri Ary Susanto.

Sementara dari pihak PWI Kepri, hadir langsung Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani, Ketua Dewan Penasihat Marganas Nainggolan, Dewan Kehormatan Herry Sembiring, Wakil Sekretaris I Muhammad Ikhsan, Seksi Pariwisata Indra Helmi, Humas PWI Kepri Sarah Meilina, serta jajaran pengurus lainnya, Jasman.

Wakil Ketua I DPD ASPPI Kepri, Buralimar, mengungkapkan bahwa ASPPI yang telah berdiri selama 17 tahun di Kepri kini telah membentuk kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di Kabupaten Bintan. Dalam waktu dekat, ASPPI Kepri kembali mempersiapkan ajang promosi dan pertemuan bisnis pariwisata dua tahunan bertajuk Triangle Tourism Travel Mart (3TM).

“Kami ingin melibatkan PWI tidak hanya sebagai media partner, tetapi juga menjadi bagian dari kepanitiaan dalam event-event strategis ASPPI,” ujar Buralimar. Ia juga mengusulkan agar kolaborasi ekspedisi pariwisata lanjutan dapat diarahkan ke Kabupaten Lingga (Daik), mengingat kuatnya korelasi sejarah antara Daik Lingga dan Pulau Penyengat yang sebelumnya telah sukses dieksplorasi oleh PWI Kepri.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani menyambut baik gagasan kolaborasi ini. Ia memaparkan bahwa lewat Ekspedisi Pulau Penyengat sebelumnya, PWI Kepri secara konsisten mengeksplorasi kekayaan sejarah, budaya, dan keunikan destinasi lokal melalui karya jurnalistik berformat feature.

Wakil Ketua I DPD ASPPI Kepri Buralimar didampingi Lia Nazief (Kepri Tourism Training Center), Ani Salamah (Zidan Tour n Travel), Tia Dwiana (Sui Tour n Travel), serta Bendahara DPD ASPPI Kepri Ary Susanto. (Foto: PWI Kepri)

Hal senada disampaikan oleh Seksi Pariwisata PWI Kepri, Indra Helmi, yang berharap kemitraan ini mampu mendorong para pelaku usaha pariwisata di bawah naungan ASPPI untuk semakin maju dan berkembang. Buralimar menambahkan, ke depan kedua belah pihak perlu bersama-sama meng-create event berskala besar yang jangkauannya meluas, tidak sekadar terbatas pada publikasi media.

Dalam sesi diskusi, Wakil Sekretaris I PWI Kepri, Muhammad Ikhsan, menyoroti pentingnya penerapan konsep “Jurnalisme Wisata” (Tourism Journalism) guna menghadirkan narasi positif bagi pemulihan dan lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

Ikhsan menekankan sejumlah poin penting dalam arah transformasi media di Kepri:

Media di Batam dan kabupaten/kota di Kepri didorong untuk bertransformasi dari sekadar pelapor peristiwa menjadi mitra strategis pencitraan destinasi.

Perumusan standar narasi pariwisata yang ramah mesin pencari (SEO-friendly) serta shareable di berbagai platform digital (Instagram, Facebook Pro, hingga TikTok) guna membidik pasar wisatawan asal Singapura, Malaysia, hingga wisatawan nusantara.

Kolaborasi aktif dalam melawan berita hoaks atau informasi negatif yang kerap mencederai citra pariwisata lokal.

Peran media dalam menjembatani aspirasi asosiasi pariwisata kepada pemangku kebijakan, baik Pemko Batam, Pemprov Kepri, maupun BP Batam, agar iklim investasi dan pariwisata daerah tetap kompetitif.

Pertemuan hangat ini ditutup dengan sesi foto bersama serta komitmen kedua belah pihak untuk segera menindaklanjuti gagasan sinergi ini dalam bentuk kerja sama resmi (MoU) demi membangkitkan sektor pariwisata dan perekonomian Kepulauan Riau secara berkelanjutan.

Editor: Alia Safira