
J5NEWSROOM.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di seluruh wilayah Kepri sebagai penanda dimulainya pelaksanaan GPM sepanjang 2026. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan bagi masyarakat.
Peluncuran GPM dijadwalkan berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026, dan dilaksanakan serentak di lima kabupaten/kota, yakni Kota Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Natuna, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Bintan. Adapun Kabupaten Karimun dan Kabupaten Kepulauan Anambas dijadwalkan memulai pelaksanaan GPM pada 15 Februari 2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Riau, Rika Azmi, mengatakan peluncuran GPM pada 9 Februari rencananya akan diresmikan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut juga akan diikuti para bupati dan wali kota di daerah masing-masing, baik secara langsung maupun melalui perangkat daerah terkait.
“Gerakan Pangan Murah bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional. Tahun ini terdapat beberapa momen penting yang berdekatan, seperti Imlek, Ramadhan, hingga Idul Fitri,” ujar Rika.
Ia berharap, melalui program ini masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sehingga dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga, khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan.
“Setelah 9 Februari, Pemerintah Provinsi Kepri akan kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah beberapa kali hingga menjelang Idul Fitri. Hal serupa juga akan dilakukan oleh pemerintah kabupaten dan kota di wilayah masing-masing,” kata dia.
Pemerintah Provinsi Kepri mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan Gerakan Pangan Murah secara optimal serta tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan merata.
Editor: Agung
