
J5NEWSROOM.COM, Batam – Pemerintah Kota Batam belum menetapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) pasca libur Idulfitri 2026. Pemkot memilih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat sebelum menerapkannya di daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mengatakan hingga saat ini belum ada petunjuk teknis dari kementerian terkait mengenai pelaksanaan WFH.
“Untuk jam kerja kepegawaian, kita akan menunggu arahan lebih lanjut dari Mendagri dan Menpan,” ujar Firmansyah, Selasa (24/3/2026).
Meski demikian, ia memastikan Pemkot Batam siap menjalankan kebijakan tersebut apabila telah ditetapkan secara resmi oleh pemerintah pusat.
Di tingkat nasional, pemerintah telah memberi sinyal akan memberlakukan WFH sebagai bagian dari strategi penghematan energi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan kebijakan tersebut akan mulai diterapkan setelah Lebaran, baik untuk ASN maupun sebagai imbauan bagi sektor swasta.
“WFH akan didetailkan. Tetapi sesudah Lebaran kita akan berlakukan. Untuk ASN maupun imbauan untuk swasta,” kata Airlangga.
Namun, kebijakan ini tidak berlaku untuk sektor pelayanan publik yang membutuhkan kehadiran langsung.
Airlangga menambahkan, skema WFH dirancang hanya satu hari dalam sepekan guna menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan efisiensi energi.
Senada, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut kebijakan WFH berpotensi menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) secara signifikan.
“Ada hitungan kasar, kira-kira bisa menghemat seperlima atau sekitar 20 persen penggunaan BBM,” ujarnya.
Menurutnya, pembatasan WFH satu hari dalam sepekan bertujuan menjaga kinerja tetap optimal. Bahkan, jika diterapkan pada hari Jumat, kebijakan tersebut berpotensi menciptakan akhir pekan panjang yang dapat mendorong aktivitas ekonomi, mulai dari konsumsi rumah tangga hingga sektor pariwisata.
Gagasan WFH ini sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam sidang kabinet pertengahan Maret 2026. Ia mendorong langkah efisiensi energi nasional di tengah tekanan global, termasuk melalui opsi kerja jarak jauh.
“Dulu kita atasi COVID-19 dengan WFH dan berhasil. Itu menghemat BBM dalam jumlah besar,” ujar Prabowo.*
Editor: Agung
